SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Petualang kondang Panji kembali bikin takjub netizen. Kali ini, ia menjelajah hutan pedalaman Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Bukan sekadar jalan-jalan, Panji menemukan satu spesies ular cantik yang jarang disorot: Tropidolaemus subannulatus alias viper pohon hijau.
"Warnanya hijau segar, cantik banget. Tapi hati-hati, ini ular berbisa!" kata Panji lewat unggahan videonya yang langsung viral.
Ular ini sering disalahartikan sebagai bagian dari spesies Tropidolaemus wagleri, namun sejak 2007, para peneliti telah mengakui subannulatus sebagai spesies tersendiri.
Habitatnya tersebar khas di Kalimantan, Brunei Darussalam, hingga sebagian wilayah Filipina.
Menurut Panji, keberadaan ular ini bukan cuma soal penampilan eksotis. Lebih dari itu, viper pohon ini punya peran penting dalam ekosistem hutan hujan tropis.
"Dia bukan cuma pemangsa, tapi penjaga ekosistem alami. Dia bantu mengendalikan populasi hama dan menciptakan keseimbangan alam. Bahkan bisa jadi bahan riset medis ke depan," terang Panji.
Para ahli juga menyebut bahwa bisa ular ini punya potensi untuk dikembangkan dalam bidang biomedis, khususnya pengobatan dan terapi. Meski mematikan, racunnya bisa menjadi ‘penyelamat’ jika diteliti lebih lanjut.
Di balik bisanya yang mematikan, ular ini tetap bagian dari harmoni hutan yang patut dijaga. Temuan Panji jadi pengingat: keanekaragaman hayati Kalimantan bukan hanya kekayaan, tapi juga tanggung jawab bersama untuk dilestarikan.
Seperti diketahui Panji yang juga dikenal dengan Sang Pawang kin kobra besar yang dinamakannya Garaga itu saat ini berada di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
Kedatangan Panji ke Sampit ini membawa membawa misi khusus, yakni mengeksplorasi kekayaan alam dan budaya lokal untuk diangkat ke dalam sebuah film dokumenter. (*)
Editor : Slamet Harmoko