Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pesta Rakyat Pernikahan Putra Dedi Mulyadi Makan Tiga Korban Jiwa. Satu Anak-anak, Satu Lansia dan Satu Petugas Kepolisian

Agus Jaka Purnama • Jumat, 18 Juli 2025 | 20:40 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat bersama putranya Maula Akbar Mulyadi Putra, dalam iring-iringan mempelai pria.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat bersama putranya Maula Akbar Mulyadi Putra, dalam iring-iringan mempelai pria.

radarsampit.jawapos.com- Pesta Rakyat dalam resepsi pernikahan Wakil Bupati Garut Putri Karlina dengan Maula Akbar Mulyadi Putra yang juga putra Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memakan korban jiwa. Tiga orang dinyatakan meniggal dunia setelah terjebak dalam kerumunan massa, dalam acara yang digelar di Garut pada Jumat (18/7) itu.

Dikonfirmasi oleh awak media, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Hendra Rochmawan menyampaikan , seorang petugas polisi turut  meninggal dunia dalam peristiwa itu. Ia adalah personel Bhabinkamtibmas bernama Bripka Cecep Saeful Bahri, yang bertugas di salah satu polsek di wilayah hukum Polres Garut.

Menurutnya, Cecep meninggal dunia setelah berusaha membantu warga yang berdesakan masuk ke tempat acara di Pendopo Garut,  hingga pingsan.

Bahkan lanjutnya, sebelum pingsan Cecep sempat mengangkat warga yang pingsan karena tidak kuat berdesakan dalam acara tersebut. Dia kemudian beristirahat sejenak setelah kerumunan tidak tampak.”Yang bersangkutan kemudian istirahat, duduk. Saat itu yang bersangkutan meninggal dunia, pingsan kemudian meninggal dunia,” imbuh Hendra.

Sebelunya Cecep sempat dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans. Namun nyawanya tidak tertolong. Tidak hanya Cecep, Polda Jabar mendapat informasi ada 2 orang warga yang juga meninggal dunia dalam acara tersebut.

Sementara itu, seorang warga bernama Aef (55) menjelaskan detik-detik mencekam ketika warga sudah menyemut di lokasi acara pernikahan putra Dedi Mulyadi.

Akibat saling berdesakan di gerbang itu suasana tidak terkontrol. Kemudian menyebabkan sejumlah anak-anak maupun dewasa bertumpuk dan terjadi kericuhan di gerbang dengan penjagaan aparatur kepolisian, dan Satpol PP.

Menurutnya, kondisi di sekitar Alun-Alun Garut sudah ramai sebelum Jumatan, dan setelah kegiatan jumatan warga semakin berdesakan di kawasan gerbang utama masuk Pendopo Garut."Sudah penuh, ramai, saling berdesakan," kata Aef dikutip dari Antara, Jumat (18/7).

Kericuhan itu pun menyebabkan sejumlah warga pingsan, dan dievakuasi oleh aparat keamanan, maupun petugas medis yang sudah jaga di kawasan itu.

Mela Putri, orang tua dari anak usia 8 tahun inisial VA yang meninggal dunia dalam peristiwa itu membenarkan anaknya menjadi korban dan dibawa ke  Rumah Sakit Umum Dr Slamet Garut."Iya, anak saya (meninggal)," ungkap salah satu warga Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut ini,  saat di rumah sakit.

Selain itu, satu warga lagi yang menjadi korban yakni Dewi Jubaedah, wanita berusia 61 tahun yang ber-KTP Jakarta Utara.(jpc/sr/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#pesta rakyat #resepsi pernikahan #maulana akbar mulyadi #dedi mulyadi #Kabid Humas Polda Jabar #Wakil Bupati Garut Putri Karlina #makan korban jiwa #gubernur jawa barat