Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Data Ini Memperlihatkan Jomplangnya Pendaftaran SPMB di Kota dan Pedalaman Kotim

Heny Pusnita • Jumat, 11 Juli 2025 | 10:30 WIB
DAFTAR ULANG: Salah seorang calon murid yang lolos seleksi melakukan pendaftaran ulang di salah satu SMP di Kota Sampit, baru-baru ini.
DAFTAR ULANG: Salah seorang calon murid yang lolos seleksi melakukan pendaftaran ulang di salah satu SMP di Kota Sampit, baru-baru ini.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Masa pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPBM) di Kabupaten Kotawaringin Timur menggambarkan jomplangnya perekrutan peserta didik baru antara wilayah perkotaan dengan pedalaman.

Jumlah pendaftar membeludak di perkotaan, sementara pedalaman bahkan ada yang tak menerima satu pun pendaftar.

Hal tersebut terlihat dari data Dinas Pendidikan Kotim terkait SPMB 2025 untuk jenjang SD dan SMP.

Bahkan, SD di pedalaman tercatat tanpa pendaftar sampai 9 Juli 2025 lalu, yakni SDN 1 Tumbang Serawak, SDN 1 Samuda Besar, dan SDN 3 Samuda Besar.

Sebaliknya, di perkotaan, saking membeludaknya peserta didik yang mendaftar, sekolah terpaksa tidak meloloskan calon peserta didiknya.

Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah mengatakan, sedikit banyaknya jumlah pendaftar dipengaruhi jarak dan akses menuju sekolah, serta jumlah penduduk di masing-masing kecamatan.

Di areal Kota Sampit, misalnya, di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang dengan jumlah penduduk terbanyak, pendaftar pun lebih banyak dibanding sekolah di pinggiran kota maupun pelosok desa yang jumlah penduduknya sedikit.

”Tidak ada lagi sebenarnya istilah sekolah favorit dan tidak favorit. Semua sekolah sama. Hanya saja, kenapa jumlah pendaftarnya berbeda, karena letak sekolah di areal Kota Sampit, terutama sekolah di Kecamatan MB Ketapang pendaftarnya juga banyak," kata Irfansyah, Selasa (8/7).

Kepala Seksi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter SD Disdik Kotim Diana Candra Sadewi menambahkan, pengumuman SPMB telah diberitahukan pada 17 Juni 2025. Semua SD sudah menutup pendaftaran.

”Namun, khusus sekolah pelosok desa masih dibuka hingga akhir Agustus apabila rombel masih belum tercukupi. Setelah itu sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik) ditutup," ujar Diana.

Diana menegaskan, semua sekolah wajib memasukkan data jumlah pendaftar dalam link google form. Namun, masih banyak SD yang belum mengisi data tersebut.

”Belum semua sekolah yang melaporkan ke google form. Seperti SD swasta, hanya ada satu, SDS Cita Bunda yang melaporkan jumlah pendaftar 70 orang. SD Swasta lain yang juga banyak pendaftar belum melaporkan jumlah pendaftarnya," ujarnya.

Kepala Seksi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter SMP Disdik Kotim Muhammad Ikram Muhajir mengatakan, pihaknya belum menerima data jumlah pendaftar yang lolos dan tidak lolos. Calon murid yang tidak lolos mendaftar di sekolah yang dituju biasanya diarahkan mendaftar di sekolah lain yang kuotanya belum terpenuhi.

”Sesuai kewenangan dari pusat, jumlah kuota harus sesuai dengan daya tampung. Sehingga guru-guru biasanya akan mengarahkan alternatif sekolah lain untuk calon murid agar mendaftar di sekolah tersebut," ujarnya. (hgn/ign)

 

Pendaftaran SPMB Kotim Per 7 Juli 2025

Terbanyak SD

  1. SDN 2 MB Hulu 100 pendaftar
  2. SDN 3 MB Huly 94 pendaftar
  3. SDN 4 MB Hilir 84 pendaftar
  4. SDN 6 MB Hulu 63 pendaftar
  5. SDN 7 Baamang Tengah 35 pendaftar

 

Tersedikit SD

  1. SDN 1 Tumbang Serawak 0 pendaftar
  2. SDN 1 Samuda Besar 0 pendaftar
  3. SDN 3 Samuda Besar 0 pendaftar
  4. SDN 1 Tumbang Bejanai 1 pendaftar
  5. SDN 3 Mentaya Seberang 3 pendaftar

 

Terbanyak SMP

  1. SMPN 2 Sampit 481 pendaftar
  2. SMPN 1 Sampit 432 pendaftar
  3. SMPN 3 Sampit 390 pendaftar
  4. SMPN 4 Sampit 299 pendaftar
  5. SMPN 9 Sampit 227 pendaftar

 

Tersedikit SMP

  1. SMPN Satap 1 Antang Kalang 3 pendaftar
  2. SMPN Satap 2 Cempaga Hulu 13 pendaftar
  3. SMPN 3 MHS 19 pendaftar
  4. SMPN 2 MHU 16 pendaftar
  5. SMPN Satap 2 Seranau 12 pendaftar
Editor : Gunawan.
#SPMB 2025 #smp #kotim #Pendaftar SD