PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Generasi muda tak cukup hanya pintar secara intelektual, tetapi juga harus punya sikap yang baik, pola pikir yang benar, dan karakter yang tangguh.
Hal tersebut menjadi modal penting bagi kalangan muda untuk ikut dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Penekanan itu disampaikan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran dalam Rapat Pimpinan Paripurna Nasional Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tahun 2025 di Aula Jayang Tingang, Kamis (3/7) malam.
Kegiatan itu diikuti 191 peserta dari Utusan Kongres Pemuda (UKP), 38 DPD I KNPI se-Indonesia, serta rombongan Majelis Pemuda Indonesia (MPI), dan DPP KNPI yang berjumlah 224 orang.
Dalam acara itu, Gubernur Kalteng menerima penghargaan dari KNPI sebagai Pemimpin Pembangunan Ketahanan Pangan Daerah.
Menurut Agustiar, forum tersebut merupakan momen penting bagi pemuda Indonesia untuk menyatukan visi dan misi dalam menghadapi tantangan zaman menuju Indonesia Emas 2045.
Apalagi tema besar transformasi pemuda untuk Indonesia Emas 2045 sangat relevan dan strategis untuk kemajuan bangsa.
Agustiar menekankan, pembangunan Kalteng dilandasi nilai luhur Huma Betang, falsafah hidup masyarakat Dayak yang menjunjung tinggi semangat kebersamaan, toleransi, dan hidup rukun dalam keberagaman.
Dia melanjutkan, pemerintahannya terus fokus mendorong pembangunan yang lebih adil dan merata, khususnya bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan kesejahteraan sosial, sebagai kunci menciptakan generasi muda unggul.
Gubernur juga menyinggung potensi besar yang dimiliki Kalteng sebagai provinsi terluas di Indonesia, yang memiliki banyak sumber daya alam seperti batubara, emas, bauksit, kelapa sawit, hingga hasil hutan tropis seperti rotan.
Untuk mengelola pemanfaatan sumber daya alam itu, peran pemuda sangat penting. ”Kami fokus mendorong pembangunan yang lebih adil dan merata pada semua bidang untuk menciptakan generasi yang unggul,” ucapnya.
Lebih lanjut Agustiar mengatakan, program prioritas Huma Betang Sejahtera akan mulai dijalankan pada 2026.
Program ini dirancang sebagai upaya konkret mempercepat pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh pelosok Kalteng.
Sementara itu, Ketua Umum DPP KNPI M Ryano Panjaitan mengatakan, langkah ini sangat penting agar para pemuda Indonesia siap berkontribusi nyata dalam pembangunan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia.
Ia menekankan pentingnya arah program organisasi kepemudaan yang bersifat akseleratif.
Program yang dibangun harus mampu memperkaya soft skill dan hard skill para pemuda agar selaras dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja.
”Hal yang harus menjadi perhatian utama adalah penguatan keterampilan, terutama di bidang kewirausahaan. Saat ini sangat sedikit pemuda yang memiliki skill tersebut. Maka, organisasi kepemudaan harus mendorong program pengayaan keterampilan yang dibutuhkan di dunia ketenagakerjaan,” ujarnya. (daq/ktr-1/ign)
Editor : Gunawan.