Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Panen Massal Sawit Diduga Dilakukan Sindikat, Ada Hal Mengejutkan saat Aksi di Kebun

Rado. • Jumat, 27 Juni 2025 | 13:30 WIB
Ilustrasi panen massal.
Ilustrasi panen massal.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Aksi panen massal di areal perkebunan kelapa sawit perusahaan belum bisa dibendung. Kejadian itu menyasar kebun sawit milik PT Mulia Agro Permai (MAP) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Hal tersebut disinyalir akibat dampak dari konflik lahan berkepanjangan. Ditambah adanya anggapan mengenai areal perusahaan sudah tak bertuan, yang membuat aksi panen mengarah pada pencurian itu kian merajalela.

Sumber Radar Sampit yang mengetahui aksi panen massal mengungkapkan, sekali panen, buah yang keluar tidak main-main.

Jumlahnya mencapai puluhan ton dengan nilai ratusan juta rupiah. Kondisi ini semakin parah dalam beberapa waktu belakangan.

”Ini bukan hanya ulah warga biasa yang ingin mengambil hasil panen, tetapi sudah jadi semacam jaringan. Mereka datang berkelompok, bahkan mengangkut dengan kendaraan bak terbuka,” ujar sumber yang meminta identitasnya tak disebutkan ini, Kamis (26/6).

Hal yang mengejutkan, meski aparat keamanan rutin berjaga di wilayah tersebut, para pelaku tetap bisa masuk dan membawa keluar hasil jarahan menggunakan mobil bak terbuka tanpa pelat kendaraan. Diduga ada oknum yang terlibat dan menjadi beking aksi ini.

Tak hanya itu, sebagian pelaku penjarahan diduga kerap mengonsumsi narkoba, untuk menambah keberanian dalam beraksi.

Upaya yang dilakukan perusahaan dengan menutup jalan tak berhasil. Aksi penjarahan tetap berlangsung melalui jalur lain.

Dampaknya, warga Desa Palangan, Kecamatan Kotabesi, harus kehilangan akses jalan menuju desa lantaran jalur yang mereka gunakan milik perusahaan dan menjadi akses aksi pencurian buah kelapa sawit di perusahaan tersebut.

”Jika tidak segera ditangani, aktivitas penjarahan tersebut bukan hanya mengancam keberlangsungan investasi perusahaan, tapi juga akan berdampak pada masyarakat sekitar,” ujar sumber tersebut.

Sekretaris Eksekutif Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit atau GAPKI Cabang Kalimantan Tengah Rawing Rambang menyesalkan maraknya aksi penjarahan yang terjadi di PT MAP.

Pihaknya mengecam aksi tersebut. Apalagi sampai ada pihak yang menjadi pelindung dari kelompok atau sindikat itu. (ang/ign)

 

Editor : Gunawan.
#perkebunan kelapa sawit #panen massal