Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Jeroan Ternak dan Sampah Bikin Parit Induk di Pangkalan Bun Ambyar

Koko Sulistyo • Sabtu, 21 Juni 2025 | 09:14 WIB

PEMBERSIHAN: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat membersihkan tumpukan sampah dan jeroan ternak di parit induk perbatasan Kelurahan Baru dan Kelurahan Sidorejo, Jumat (20/6)
PEMBERSIHAN: Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat membersihkan tumpukan sampah dan jeroan ternak di parit induk perbatasan Kelurahan Baru dan Kelurahan Sidorejo, Jumat (20/6)
 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) respons cepat keluhan masyarakat terhadap tumpukan sampah dan jeroan ternak di parit induk perbatasan antara Kelurahan Baru dan Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Jumat (20/6). 

Sampah-sampah dan limbah jeroan tersebut menimbulkan bau dan pemandangan tidak sedap, karena berada tepat di muara gorong-gorong jalan raya. 

Kabid Pengelolaan Kebersihan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup, Nurliani mengatakan setelah menerima informasi dari masyarakat, mereka bersama dengan petugas kebersihan dan satu unit truk sampah segera meluncur ke lokasi untuk pembersihan.

"Kalau terbukti hasil pengawasan ada limbah kotoran yang sengaja dibuang, baru kita berikan surat teguran," tandasnya. 

Sementara itu, warga di perbatasan Kelurahan Baru dan Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mengecam pelaku pembuangan sampah dan limbah jeroan ternak yang dibuang di parit induk. 

Banyaknya berbagai jenis sampah dan jeroan ternak mengakibatkan terjadinya penumpukan di gorong-gorong, sehingga menimbulkan bau yang menyengat yang mengganggu kesehatan. 

Menurut warga, limbah jeroan sapi, ayam dan kambing dari pemotongan dilarutkan ke parit induk yang berada di RT 26, Kelurahan Sidorejo. Aktifitas tersebut sudah berlangsung lama. 

Baca Juga: Sukamara Terancam Abrasi Pantai, Pemkab Minta Kementerian KKP Bantu Pemecah Ombak

Mereka berharap agar DLH dan Dinas Pertanian bidang peternakan dapat memberikan edukasi kepada pelaku usaha pemotongan ternak mandiri. 

"Mereka tidak punya penampungan limbah, sehingga langsung dilarutkan ke aliran parit induk," beber Jamhari. (tyo/sla)

 

 

 

 

Editor : Slamet Harmoko
#parit #jeroan #sampah #Pangkalan Bun