Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kepala Desa Dipukul! DPRD Kotim Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kabuau

Rado. • Senin, 19 Mei 2025 | 08:30 WIB
Ilustrasi penganiayaan (IRECK O/JAWA POS/RADAR SOLO)
Ilustrasi penganiayaan (IRECK O/JAWA POS/RADAR SOLO)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Andi Lala mendesak aparat kepolisian menindaklanjuti kasus pemukulan terhadap Kepala Desa Kabuau, Kecamatan Parenggean pada Rabu (14/5) lalu.

Aksi itu dinilai sebagai bentuk premanisme yang harus diproses hukum.

”Apalagi saat ini pihak kepolisian tengah berjuang melawan aksi-aksi premanisme, termasuk di Kalimantan Tengah,” katanya, Minggu (18/5).

Andi Lala menuturkan, aksi yang dilakukan pemerintah desa bersama warga merupakan tindak lanjut kesepakatan bersama antara Pemerintah Desa Kabuau dengan PT Bumi Makmur Waskita (BMW) yang digelar pada 10 Oktober 2024 di Kantor Kecamatan Parenggean.

Kesepakatan tersebut mengatur bahwa tambat tongkang akan diatur masing-masing desa.

”Apa yang dilakukan pemerintah desa bersama warga itu sudah benar, karena memiliki dasar atas kesepakatan sebelumnya,” jelasnya.

Dia juga mengaku telah mengonfirmasi pihak perusahaan terkait insiden pemukulan tersebut. Berdasarkan keterangan pihak perusahaan, pelaku bukan bagian dari PT BMW dan telah berhenti sejak beberapa bulan lalu.

”Pihak perusahaan tetap berkomitmen menyepakati apa yang sudah mereka sepakati sebelumnya dengan pemerintah desa setempat,” ujarnya.

Lebih lanjut Andi Lala memastikan hubungan antara PT BMW dengan Pemerintah Desa Kabuau sudah berjalan baik.

”Ini artinya tidak ada lagi masalah antara perusahaan dan desa. Oleh sebab itu, saya meminta pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut. Jika tidak segera ditindaklanjuti, dikhawatirkan akan memengaruhi kondusivitas wilayah di sana,” katanya. (ang/ign)

Editor : Slamet Harmoko
#DPRD Kotim #Desa Kabuau #pemukulan #kepala desa