SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menargetkan program redistribusi tanah sebanyak 500 bidang yang tersebar di lima desa. Yakni Desa Jemaras, Pundu, Sungai Paring, Cempaka Mulia Barat, dan Sungai Ubar Mandiri.
”Tahapannya sudah dimulai Januari dengan target 500 bidang di lima desa selesai akhir bulan ini," kata Mumin Haryanto, Kepala BPN Kotim saat ditemui Radar Sampit baru-baru ini.
Program redistribusi tanah dilakukan melalui identifikasi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) dan pemberian hak milik kepada subjek reforma agraria yang memenuhi syarat.
Prosesnya dimulai dari tahap identifikasi Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) terhadap tanah-tanah yang akan menjadi objek redistribusi, biasanya tanah negara, tanah ulayat, atau tanah yang dikuasai negara yang memenuhi syarat.
Kemudian, penentuan subjek penerima TORA yaitu para petani yang memenuhi syarat, seperti petani kecil, buruh tani, atau kelompok masyarakat yang memiliki ketergantungan pada lahan pertanian.
Setelah itu, pemberian Hak Milik Tanah yang telah diredistribusikan diberikan kepada subjek penerima TORA dengan status hak milik dan penerbitan sertifikat hak atas tanah sebagai bukti kepemilikan yang sah.
”Pelepasan kawasan hutan menjadi areal penggunaan lainnya (APL) juga bisa masuk dalam program redistribusi tanah. Proses dimulai dari pengukuran, pemeriksaan lapang, sidang Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) terakhir penerbitan sertifikat tanah," ujarnya.
Program redistribusi tanah bertujuan untuk mengurangi kesenjangan kepemilikan dan penguasaan tanah, sehingga lebih banyak orang dapat memiliki tanah untuk diusahakan.
Dengan memiliki tanah sendiri, petani dapat lebih semangat meningkatkan kesejahteraan dan produksi secara bertahap.
"Dalam pelaksanaannya terkadang ada kendala, surat tanah belum lengkap, batas patok belum dipasang, pemilik tanah belum diketahui keberadaannya sehingga dapat menghambat proses penyelesaian program redistribusi tanah," ujarnya. (hgn/ign)
Editor : Slamet Harmoko