Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pencarian Dilanjutkan, Penumpang Kapal Terjun Belum Ditemukan

Heny Pusnita • Sabtu, 19 April 2025 | 12:14 WIB
BERLANJUT: Upaya pencarian terhadap penumpang kapal yang terjun ke laut terus dilakukan pihak terkait. ISTIMEWA/RADAR SAMPIT
BERLANJUT: Upaya pencarian terhadap penumpang kapal yang terjun ke laut terus dilakukan pihak terkait. ISTIMEWA/RADAR SAMPIT

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Memasuki hari keempat, Tim gabungan Search and Rescue (SAR) Sampit masih melanjutkan pencarian seorang pria yang juga penumpang KM Dharma Ferry VI milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) yang diduga sengaja menerjunkan diri ke laut muara Sungai Sampit pada Selasa (15/4) lalu.

”Pencarian masih terus dilanjutkan. Hari keempat ini pencarian dimulai dari jam 8 pagi selama tujuh jam tim gabungan melakukan pencarian dengan radius 5 Nautical mile dari titik lokasi kejadian," kata Anak Agung Ketut Alit Supartana Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Palangka Raya melalui Ridwan Koordinator Pos SAR Sampit saat dikonfirmasi Radar Sampit, Jumat (18/4).

Sebelumnya, penumpang KM Dharma Ferry VI yang diduga sengaja menjatuhkan diri ke laut bernama Rizki Adi Saputro (29) asal Tulungagung Jawa Timur.

Berdasarkan keterangan saksi, korban melompat dari kapal ke laut di Muara Sungai Mentaya Sampit pada titik koordinat 03°09.753' S. 113°06.196'E sekitar pukul 05.25 WIB.

Kapal yang membawa 446 penumpang dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu langsung mengurangi kecepatan dan mengitari area jatuhnya korban serta menghubungi bantuan, dirasa tidak ada tanda-tanda keberadaan korban, kapal kembali melanjutkan perjalanan pukul 06.15 WIB dikarenakan kondisi air telah pasang.

”Saat kejadian itu, kapal pada posisi manuver speed, persiapan masuk alur muara Sampit. Petugas cleaning service yang akan membersihkan anjungan melaporkan bahwa ada 1 orang penumpang jenis kelamin laki-laki loncat ke laut dari kapal. Setelah menerima informasi, kapten kapal stop mesin dan persiapan manuver untuk melakukan pencarian korban," kata Ridwan.

Upaya pencarian hari pertama dilakukan dengan memutari area korban jatuh dan sekitarnya sebanyak lima kali putaran akan tetapi korban belum dapat ditemukan.

”KM Dharma Ferry VI kemudian memutuskan melanjutkan pelayaran pukul 16.15 menuju Pelabuhan Sampit dikarenakan kondisi air telah pasang. Pencarian kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan SAR Sampit," ujarnya.

Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain Tim Rescue Pos SAR Sampit, Pos TNI AL Samuda Lanal Kumai, Ditpolairud Polda Kalteng, KSOP Sampit, dan BPBD Kotim.

”Sesuai dengan aturan, pencarian orang akan terus dilanjutkan sampai dengan hari ketujuh. Apabila belum juga ada tanda-tanda ditemukan korban ataupun barang yang diduga milik yang bersangkutan, maka pencarian akan dihentikan," katanya. (hgn/ign)

Editor : Slamet Harmoko
#terjun bebas #bunuh diri #Kapal DLU #penumpang kapal #PT Dharma Lautan Utama