Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Total Sebanyak Ini Pemudik yang Kembali ke Sampit saat Puncak Masa Arus Mudik Jalur Laut

Heny Pusnita • Jumat, 11 April 2025 | 12:12 WIB
TIBA: Penumpang KM Lawit dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang tiba di Pelabuhan Sampit, Kamis (10/4) sore.
TIBA: Penumpang KM Lawit dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang tiba di Pelabuhan Sampit, Kamis (10/4) sore.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kedatangan KM Lawit milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya menjadi kedatangan kapal terakhir yang tiba di Pelabuhan Sampit, terhitung pada masa arus balik Lebaran Idulfitri 1446 Hijriah.

Pada kedatangan kapal H+10 Kamis (10/4), pukul 16.22 WIB, jumlah pemudik yang tiba berjumlah 1.414 penumpang.

”Masa arus balik Lebaran ini ada lima call kedatangan dan ini sudah kedatangan kapal kelima sekaligus puncak arus balik Lebaran dengan jumlah penumpang turun sebanyak 1.414 orang," kata Kepala Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhan KSOP Kelas III Sampit Gusti Muchlis, Kamis (10/4).

Tercatat kedatangan pertama pada masa arus balik Lebaran yaitu KM Lawit milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) yang tiba pukul 11.30 Jumat (4/4) dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang ke Pelabuhan Sampit mengangkut 184 penumpang.

Sedangkan, jumlah penumpang KM Lawit tujuan Surabaya yang berangkat pukul 09.00 WIB Sabtu (5/4) pagi, sebanyak 1.088 penumpang.

Kedatangan kedua pada H+5 masa arus balik Lebaran berikutnya, KM Dharma Ferry VI milik PT Dharma Lautan Utama dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang tiba dengan selamat di Pelabuhan Sampit pada pukul 11.40 WIB, Sabtu (5/4) siang, dengan mengangkut 389 penumpang.

Kedatangan kapal ketiga pada H+8, KM Leuser milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) mengangkut sebanyak 1.215 penumpang dari Pelabuhan Tanjung Emas Semarang yang tiba di Pelabuhan Sampit, pukul 14.30 WIB Selasa (8/4).

”Saat masa arus mudik ada sembilan call keberangkatan dan saat arus balik ini ada lima call kedatangan kapal, dua call kapal milik PT DLU dan tiga call milik PT Pelni," kata Gusti Muchlis.

Kedatangan kapal keempat pada H+9 Rabu (9/4), KM Dharma Ferry VI milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) tiba pukul 15.10 WIB menurunkan sebanyak 415 penumpang dari Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Pada kedatangan kapal terakhir pada masa arus balik H+10 Kamis (10/4), KM Lawit mengangkut sebanyak 1.414 penumpang.

Kapal ini dijadwalkan berangkat pada pukul 13.00 WIB, Jumat (11/4) dengan estimasi penumpang yang berangkat menuju Pelabuhan Tanjung Emas Semarang berjumlah 300 orang.

”Sesuai perhitungan masa angkutan mudik Lebaran tahun ini hanya terhitung mulai H-10 sampai dengan H+10 atau selama 20 hari. Meskipun, PT DLU dan Pelni telah menjadwalkan kedatangan dan keberangkatan kapal sampai akhir April, namun masa arus balik hanya kami hitung sampai 11 April 2025, dikarenakan tidak ada kedatangan kapal sehingga 10 April ini terhitung sebagai kapal terakhir pada arus balik angkutan Lebaran," kata Gusti Muchlis.

Selama masa arus mudik Lebaran terhitung H-10 sampai H-2 Lebaran, Posko Terpadu Angkutan Penumpang Lebaran telah mencatat sebanyak 7.724 penumpang yang telah diberangkatkan meninggalkan Kota Sampit menuju Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Tanjung Emas Semarang.

Sedangkan, penumpang turun terhitung H+4 sampai H+10 tercatat sebanyak 3.617 penumpang.

”Hingga masa arus balik Lebaran terakhir ini tercatat 3.617 penumpang yang sudah tiba di Kota Sampit, masih ada sekitar 4.107 penumpang lagi yang belum kembali. Kedatangannya bisa jadi akan terus berlangsung berangsur-angsur hingga akhir April 2025 ," katanya. (hgn)

Editor : Gunawan.
#mudik #lebaran #arus balik #Pelabuhan Sampit