PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Ribuan pengunjung memadati wisata Pantai Kubu, Bogam, Keraya (Bugam Raya) dan Pantai Sebuai, di Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat, (Kobar), Selasa (1/4).
Para pengunjung tersebut masuk melalui pintu loket retribusi Desa Sebuai dan masuk melalui loket retribusi Desa Kubu.
Dua pintu masuk kawasan pantai tersebut difungsionalkan guna memaksimalkan pendapatan asli daerah (PAD) sektor wisata.
Penumpukan jumlah wisatawan terpantau di pantai Sebuai, Pantai Tanjung Penghujan Desa Teluk Bogam dan Pantai Kubu di Desa Kubu.
Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Pariwisata Kotawaringin Barat Lalu Gde Atmaja mengatakan, pada libur Lebaran, dua pintu retribusi dari arah kecamatan Arut Selatan, yaitu Desa Sebuai dan melalui pintu masuk Desa Kubu, Kecamatan Kumai dimaksimalkan.
”Tahun ini kita buka dua pintu masuk untuk memaksimalkan PAD. Sebelumnya hanya satu pintu di Desa Kubu, ternyata masyarakat banyak melalui Desa Sebuai untuk masuk ke kawasan wisata jadi sekarang keduanya kita buka," ujarnya.
Dia melanjutkan, dari retribusi Desa Sebuai sebanyak 3.100 wisatawan yang berkunjung ke pantai, dengan jumlah uang retribusi sebesar Rp15,5 juta.
Ribuan pengunjung yang masuk melalui Sebuai tersebut mengendarai kendaraan roda dua sebanyak 500 unit dan kendaraan roda empat sebanyak 500 unit. Retribusi per orang Rp5.000, kendaraan roda dua Rp4.000, dan kendaraan roda empat Rp7.000.
”Total retribusi pengunjung dan kendaraan semuanya sebesar Rp21 juta yang berhasil kami raup melalui pintu retribusi Desa Sebuai. Untuk pintu masuk desa Kubu masih belum dihitung jumlah rilnya," katanya.
Puncak libur Lebaran Idulfitri tahun 2025 diprediksi terjadi pada Sabtu dan Minggu, karena Senin tanggal 9 April 2025 sudah masuk sekolah dan kantor.
Koordinator retribusi Desa Kubu, Anang Herni mengatakan, hingga sore, pengunjung masih berdatangan. Jumlah nominal PAD dan jumlah pengunjung belum dihitung keseluruhan.
”Namun, kami perkirakan jumlah pengunjung yang masuk dari Pantai Kubu ini mencapai 4.000-an orang. Nanti rekapnya kami kirim," katanya. (tyo/ign)
Editor : Slamet Harmoko