PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo disambut meriah saat menjejakkan kaki di Bumi Tambun Bungai, Selasa (4/3).
Penyambutan itu memperlihatkan besarnya dukungan publik terhadap era baru pembangunan keduanya dalam lima tahun ke depan.
Sejumlah pejabat, tokoh adat, hingga kalangan masyarakat tampat antusias menyambut pasangan pemimpin yang telah menjalani pembekalan di Akmil Magelang tersebut.
Mereka disambut dengan prosesi adat berupa mananjung hunjun garantung, pantan balanga, dan tampung tawar. Tak ketinggalan doa lintas agama.
Penyambutan itu berlangsung dari Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya hingga keduanya tiba di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng.
Saat di rujab, Sugianto dan istri bersimpuh di kaki ibu keduanya. Demikian pula Edy Pratowo dan istri. Lantunan doa hasbi dipanjatkan mengiringi acara yang penuh khidmat dan sakral tersebut.
Agustiar kembali menegaskan komitmennya untuk terus bekerja dan mengabdikan diri bagi masyarakat Kalteng. Pihaknya akan mendukung penuh suksesi program pemerintah pusat, seperti ketahanan pangan hingga makan bergizi gratis.
”Kami akan terus bekerja untuk masyarakat Kalteng. Termasuk juga menyelesaikan berbagai persoalan di Kalteng, salah satunya jalan di Gumas. Mohon doa restunya, sama-sama kita bangun Kalteng dengan falsafah huma betang dan gotong-royong,” katanya.
Agustiar menambahkan, usai mengikuti retret, berbagai hal akan diimplementasikan dalam pembangunan di Kalteng. Dirinya bersama wagub dibekali materi pembangunan. Selain itu, komitmen dalam menyelaraskan program pemerintah pusat.
”Kami satu langkah dalam menyelaraskan program, mulai dari presiden, gubernur, wali kota hingga bupati. Untuk masyarakat Indonesia,” tegasnya.
Edy Pratowo menambahkan, siap mendukung berbagai langkah strategis gubernur untuk memberikan kebijakan terbaik bagi warga Kalteng, sesuai visi dan misi keduanya. ”Mohon doa dan dukungannya, sehingga terwujud apa yang diharapkan,” katanya.
Edy menambahkan, pada program 100 hari kerja, pihaknya akan fokus pada berbagai sektor. Di antaranya ketahanan pangan, mempercepat penyelesaian infrastruktur ruas jalan Kuala Kurun-Palangka Raya dan di wilayah Barito.
”Kami akan bangun 13 kabupaten dan satu kota untuk terintegrasi. Tidak hanya infrastruktur, tetapi juga pendidikan, pangan, dan kesehatan,” katanya.
Edy melanjutkan, pihaknya akan melaksanakan Safari Ramadan ke 13 kabupaten dan satu kota untuk melihat langsung kondisi daerah. Selain itu, saling mendukung untuk pembangunan Kalteng lebih berkah.
”Kita satu langkah. Semua akan satu irama untuk masyarakat Kalimantan Tengah,” katanya. (daq/ign)
Editor : Slamet Harmoko