Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Penyetrum dan Peracun Ikan Marak di Muara Pendulangan Tanjung Putri

Koko Sulistyo • Rabu, 19 Februari 2025 | 13:40 WIB
Ilustrasi Penyetruman Ikan (AI)
Ilustrasi Penyetruman Ikan (AI)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Aktivitas masyarakat yang mencari udang dengan alat yang tidak ramah lingkungan di muara Pendulangan Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), semakin marak.

Informasi yang dihimpun Radar Sampit, warga bisa memperoleh hasil tangkapan berupa udang hingga puluhan kilogram per hari.

Mereka mencari udang menggunakan senyawa toxic dari Decis yang disebar di spot yang mereka tentukan.

Belum lama ini beredar video hasil tangkapan udang satu perahu penuh yang diduga menggunakan racun. Video tersebut mendapat perhatian masyarakat luas terutama penghobi mancing.

Salah seorang penghobi mancing Rido menegaskan, tidak mungkin udang dan ikan berbagai ukuran tersebut hasil dari menumbak. Terlebih dalam video tidak satupun ikan dalam keadaan hidup.

"Itu saya yakin 100 persen meracun, tidak ada yang bisa dengan menumbak mendapatkan hasil satu perahu penuh dalam satu malam, kalau diperkirakan berat total yang didapat antara 70 kilo sampai 100 kilo," bebernya.

Warga lainnya, Ijul mengaku kerap memperingatkan warga agar tidak merusak lingkungan dengan mencari ikan dan udang menggunakan bahan berbahaya.

Bukan hanya itu, jeratan hukum juga terbilang berat bagi pelaku, namun rupanya masih ada oknum yang nekat menggunakan bahan berbahaya beracun untuk mendapatkan hasil tangkapan.

"Kalau sampai ketemu saya, saya tabrak pakai ketinting saya, kita yang hobi mancing dapat udang yang bertelur saja kita lepaskan, mereka enak saja meracun sungai, aparat agar lebih tegas dalam mengawasi sungai," pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Slamet Harmoko
#penyetruman ikan #RACUN IKAN #Pangkalan Bun #nelayan #tanjung putri