PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Satu dari empat korban tenggelam terseret arus saat berenang di Pantai Tanjung Penghujan, RT 01, Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, Minggu (12/1) pukul 12.45 WIB.
Korban yang masih anak-anak tersebut ditemukan di ujung kampung yang jaraknya sekitar 400 meter dari titik awal korban tenggelam.
Warga RT 01, Desa Teluk Bogam Rudiansyah menceritakan, sebelum peristiwa tersebut banyak anak-anak yang berenang di tepi alur air laut yang menjadi jalur keluar masuk kapal nelayan. Saat itu air pasang dan 4 orang anak terseret arus yang deras.
"Kebetulan sepupu saya melihat dan langsung terjun menolong, tiga berhasil diraih dan satu terlepas, karena yang menolong hanya ia seorang diri, dan tiga korban langsung dilarikan ke Puskesmas saat itu," ujarnya.
Kemudian warga datang untuk memberikan pertolongan dan mencari satu anak yang hilang, dan tidak lama datang dari SAR dan ambulan ke lokasi, kemudian dilakukan lanjutan pencarian.
Mereka beramai-ramai mencari ke arah laut, namun beberapa jam pencarian korban tidak ditemukan, kemudian warga dan tim SAR mencari ke arah yang lain yaitu ke ujung kampung, dan kemudian terlihat korban mengambang dan langsung dievakuasi.
"Korban sudah meninggal saat ditemukan, kemudian kita bawa dan langsung dilarikan ke rumah sakit dengan ambulan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya destinasi wisata Tanjung Penghujan, Desa Teluk Bogam, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat kembali makan korban, empat anak yang sedang berwisata bersama orangtuanya tenggelam, Minggu (12/1)
Satu diantaranya hingga saat ini masih dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, sementara 2 orang anak lainnya berhasil diselamatkan oleh warga setempat.
Informasi dihimpun, peristiwa tersebut bermula ketika empat orang anak sedang asik mandi di ujung Pantai Tanjung Penghujan, lokasi tersebut merupakan cekungan tempat keluar masuk kapal nelayan.
Lokasi tersebut memang merupakan spot yang indah, selain pasir putih alur air ditempat tersebut bila dilihat merupakan alur air yang dangkal, namun siapa menyangka bahwa alur ditepi pantai tersebut dalam dan berarus deras. (tyo/sla)
Editor : Slamet Harmoko