Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Inflasi Bulan Desember di Sampit Bakal Meningkat Lantaran Harga Sejumlah Komoditas Melonjak

Yuni Pratiwi Iskandar • Minggu, 29 Desember 2024 | 06:00 WIB

HARGA NAIK: Aktivitas jual beli sejumlah bahan pokok pangan di kawasan PPM Sampit, Sabtu (28/12).
HARGA NAIK: Aktivitas jual beli sejumlah bahan pokok pangan di kawasan PPM Sampit, Sabtu (28/12).
SAMPIT,radarsampit.jawapos.com -  Mendekati pergantian tahun, harga sejumlah komoditi di Kota Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengalami lonjakan signifikan. Pantauan Radar Sampit, Kamis (26/12), harga daging ayam potong per kilogram yang semula berada di kisaran Rp 38 ribu, naik menjadi Rp 41-42 ribu per kilogram pada Sabtu (28/12). Kenaikan ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga malam tahun baru.

Sita, salah satu pedagang ayam di pasar tradisional Kota Sampit mengungkapkan,  harga daging ayam bisa menyentuh angka Rp 50-60 ribu per kilogram pada malam pergantian tahun.

“Besok (hari ini) harganya bisa Rp 45 ribu per kilogram. Tahun baru nanti bisa sampai Rp 50-60 ribu per kilogram. Tingginya harga ini karena ayam banyak dicari untuk perayaan malam tahun baru,” ungkapnya.

Lonjakan harga ini membuat masyarakat mulai membeli kebutuhan lebih awal. Seperti dilakukan Sari salah satu warga Sampit, yang berencana mengadakan acara keluarga di rumah pada malam tahun baru.

“Kami mau kumpul kecil-kecilan, bikin barbeque, bakar ayam dan jagung. Saya sudah beli bahan-bahan sekarang supaya tidak repot nanti dan takut habis. Ayamnya saya simpan di freezer karena dekat tahun baru biasanya harganya naik,” ungkapnya.

Tidak hanya daging ayam, harga telur ayam juga mengalami kenaikan. Harga telur bervariasi, mulai dari ukuran kecil Rp 60 ribu, sedang Rp 65 ribu, hingga jumbo Rp 68 ribu per piring, satu piring isi 30 butir telur ayam.

Sayuran juga tak luput dari kenaikan harga. Kentang yang semula Rp 17 ribu naik menjadi Rp 20 ribu per kilogram. Wortel dari Rp 16 ribu menjadi Rp 18-20 ribu per kilogram. Cabai keriting mengalami lonjakan dari Rp 25 ribu menjadi Rp 40 ribu per kilogram. Sementara itu, cabai rawit yang biasanya dijual seharga Rp 40-45 ribu kini melonjak hingga Rp 60 ribu per kilogram. Kubis atau kol yang biasanya dijual Rp 10 ribu kini naik menjadi Rp 14 ribu per kilogram. Bawang merah dan bawang putih saat ini dijual Rp 45 ribu, dari semula Rp 40 ribu per kilogramnya.

Kenaikan harga ini sebenarnya sudah mulai terjadi sejak lima hari lalu, dipengaruhi oleh tingginya permintaan menjelang perayaan tahun baru.

Masyarakat diimbau untuk cermat mengatur kebutuhan belanja dan membeli bahan pokok lebih awal untuk menghindari lonjakan harga lebih tinggi lagi menjelang puncak perayaan tahun baru. Selain itu, konsumen disarankan untuk berbelanja dengan bijak agar tidak memicu kelangkaan di pasar. (yn/gus)

Editor : Agus Jaka Purnama
#melonjak #harga telur ayam #akhir tahun #harga daging ayam #desember #Harga Komoditi #sayuran #Kota sampit #harga bahan pokok #inflasi #sampit #kotawaringin timur #malam tahun baru #warga #pedagang