Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pelarian Pencuri Perhiasan Berakhir di Karaoke

Fahry Ilhami Samosir • Sabtu, 21 Desember 2024 | 21:45 WIB

 

DIRINGKUS: Seorang pemuda 19 tahun saat diinterogasi petugas kepolisian lantaran terlibat pencurian perhiasan bernilai puluhan juta rupiah, Jumat (20/12) malam.
DIRINGKUS: Seorang pemuda 19 tahun saat diinterogasi petugas kepolisian lantaran terlibat pencurian perhiasan bernilai puluhan juta rupiah, Jumat (20/12) malam.

SAMPIT,radarsampit.jawapos.com - Seorang remaja inisial A yang berusia 19 tahun ini, mengakhiri pelariannya setelah berhasil mencuri perhiasan bernilai puluhan juta rupiah. Ia diringkus aparat kepolisian saat sedang asik menikmati hasil curian dengan berkaraoke di sebuah Hotel di Jalan MT Haryono Sampit, Jumat (20/12) malam.

Saat polisi melakukan penangkapan tersebut, sempat membuat warga sekitar tempat hiburan malam heboh. "Pas lewat, ada polisi pakaian bebas sedang menangkap seseorang yang sedang karaoke di dalam hotel," kata Oktavianto,  salah satu warga, Sabtu (21/12) siang.

Informasi lainnya menyebutkan, pelaku berinisial A ini ditangkap setelah berhasil membobol  rumah salah satu warga di Desa Bapinang, Kecamatan Pulau Hanaut, Kotim. Dalam aksinya, pelaku telah berhasil mencuri perhiasan bernilai hingga mencapai puluhan juta rupiah, hingga korbannya melapor ke polisi.

Tak perlu waktu lama, polisi akhirnya berhasil melacak pelaku saat menikmati hiburan malam di sebuah hotel yang ada di tengah Kota Sampit.Selanjutnya, pelaku kemudian digiring ke Mapolres Kotim untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya yakni mencuri.

Kasatreskrim Polres Kotim AKP Iyudi telah membenarkan aksi pencurian tersebut. Menurutnya, saat ini pelaku telah diperiksa untuk diproses hukum  lebih lanjut.

Sementara itu, pelaku pencurian dengan membobol rumah korbannya, terbilang marak di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) belakangan ini. Terbaru, sebuah rumah milik salah satu warga di Jalan Walter Condrat, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim dibobol kawanan pencuri. Pemilik rumah melaporkan aksi itu pada Kamis (19/12) tadi.

Akibat kejadian itu, sebanyak 27 tabung gas elpiji berukuran 3 kilogram hingga 20 kilogram beras raib digondol maling.

Sebelumnya juga, aksi pembobolan menyasar sebuah toko sembako di Desa Bapanggang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Sampit. Akibatnya korban mengalami kerugian puluhan bungkus rokok berbagai merk bernilai puluhan juta rupiah.

Tidak hanya di Kotim, aksi pencurian dengan membobol rumah juga marak di Kabupaten Kapuas. Dua pekan berlalu, Sabtu ( 07/12 ) beberapa rumah diduga dibobol sekawanan pencuri. Yaitu di Jalan Sulawesi Jalan Pemuda dan di Desa Anjir. Bahkan salah seorang korban melaporkan kerugian hingga senilai Rp60 Juta.

Maraknya aksi kriminalitas ini di Kuala Kapuas baik pencurian dan penjambretan dibenarkan Kapolres Kapuas AKBP Gede Pasek Muliadnyana melalui Kasatreskrim AKP Abdul Kadir Jailani, melalui  laporan yang masuk ke pihaknya.

“Sebelumnya kepolisian telah mengamankan salah satu pelaku penjambretan,di tengah banyaknya laporan yang masuk tentang pencurian,” ungkap Abdul Kadir Jailani.

Sementara itu, pelaku aksi kejahatan di beberapa lokasi tersebut masih terus diburu, dan masih berkeliaran di masyarakat.(sir/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#Pulau Hanaut #perhiasan #polres kotim #kepolisian #pencuri #puluhan juta rupiah #sampit #karaoke #pencuri perhiasan #pelarian #hasil curian #mencuri perhiasan