SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Aksi jambret kembali terjadi di Kota Sampit. Kali ini korbannya seorang perempuan pengendara motor matik yang melintas di Jalan Nanas 4, RT 44 RW 08 Kelurahan MB Hilir, Kabupaten Kotawaringin Timur sekitar jam 11.40 WIB.
Menurut keterangan saksi, korban ditemukan sudah terjatuh bersama motor Scoopy yang dikendarai seorang diri. Sementara pelaku jambret, sempat terjatuh dan langsung kabur melajukan kendaraannya.
"Dikira menantuku ada suara seng jatuh, karena memang lagi manggil tukang memperbaiki atap, tapi saya mengira ada truk mundur nabrak listrik," ujar Erna Evelita warga setempat yang tinggal dekat lokasi kejadian di Jalan Nanas 4.
Sekitar dua menit, setelah terdengar suara teriakan seorang ibu "Kenapa Ikam (kamu)," teriak suara ibu-ibu dari kejauhan.
Mendengar suara teriakan, Erna Owner Roti Syantik yang saat itu baru selesai memasak roti, terkejut dan langsung berlari keluar rumah mendekat ke lokasi kejadian yang tak jauh dari pagar rumahnya.
"Astagfirullahalazim, tolong-tolong dibantu diangkatkan," ucap Erna panik sambil meminta empat pria mengangkat korban.
Erna melihat korban yang diketahui bernama Tesa berusia sekitar 37 tahun tersebut, mengalami syok tak bersuara meski dalam keadaan sadar.
"Kasihan banar saya melihatnya, kepala sebelah kanan, hidung, dan kaki sebelah kanan luka-luka berlumuran darah," katanya.
Erna yang mengaku takut melihat darah tetap berusaha menolong korban dan membawanya ke teras rumah, lalu mengobati dan membersihkan darah di wajah korban.
"Dugaan saya korban ketika dijambret melawan, sampai terseret aspal. Helm GM berwarna pink milik korban juga terlepas masuk dalam selokan," ujarnya.
Dari informasi yang dihimpun Radar Sampit, korban diduga sudah diincar dari Bundaran KB menuju Jalan Nanas 4.
"Kejadiannya sekitar 11.44 WIB, korban ini mau menemui temannya di Cafe Best and Co. Tetapi temannya curiga kenapa kok tidak datang-datang, ternyata korban mengalami musibah dijambret orang," ujarnya.
Tas milik korban berisi dua handphone dan beserta uang dalam dompetnya dibawa kabur oleh pelaku. "Tasnya itu kecil aja, tas selempang talinya sampai putus. Dua handphonenya dan uangnya hilang," katanya.
Sekitar jam 11.48 WIB, Erna langsung menghubungi nomor anggota polisi. Korban dilarikan ke RSUD dr Murjani Sampit.
"Begitu kejadian itu, beberapa menit kemudian sekitar 11.48 WIB langsung nelpon polisi. Korban dibawa ke rumah sakit pakai mobil polisi. Kendaraannya juga sudah diamankan polisi," ujar Erna saat ditemui dikediaman rumahnya.
Usai kejadian tersebut, Erna berkoordinasi dengan tetangga setempat dan melihat dari rekaman CCTV bahwa terduga pelaku membawa kendaraan Vario 160 warna hitam mengenakan kaos merah, jaket hitam, celana panjang berwarna terang dan wajah tertutup masker.
"Pelaku diduga seorang laki-laki berusia sekitar 40an tahun. Dilihat dari CCTV tetangga kami jam 11.44, pelaku sudah melaju kencang setelah membawa tas milik korban," tandasnya. (hgn/sla)
Editor : Slamet Harmoko