SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kasus bunuh diri pemuda di Kecamatan Kotabesi, Yudiansyah (20), yang ditemukan tewas di rumahnya, masih didalami aparat kepolisian.
Kapolsek Kotabesi Iptu Rohman Hakim mengatakan, korban diduga melakukan aksi bunuh diri akibat depresi lantaran ingin sepeda motor.
Pemuda tersebut sebelumnya sempat berulang kali melakukan aksi serupa. Namun, upanya gagal lantaran beberapa sebab.
”Sempat pernah mau bunuh diri juga. Tapi, gagal karena sempat diselamatkan warga,” kata Hakim, Selasa (3/12).
Meski gagal, rupanya niat Yudiansyah ingin mengakhiri hidupnya tidak berhenti sampai di situ saja. Hal itu diketahui saat dirinya ada menemui adiknya.
Di situ, ia memberikan gawainya kepada adik perempuannya, sekaligus meminta maaf. Setelah itu, ia sering menelan obat batuk dengan jumlah tak wajar.
”Setelah itu, korban kemudian tidak pernah terlihat selama tiga hari. Kemudian jasadnya ditemukan dalam keadaan tergantung di rumahnya,” kata Hakim.
Dia menegaskan, dari hasil identifikasi tidak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban. Polisi meyakini bahwa korban meninggal karena gantung diri.
”Jika ada perkembangan lebih lanjut nanti akan kami sampaikan. Saat ini jenazah sudah dimakamkan oleh pihak keluarga,” katanya. (sir/ign)
Editor : Slamet Harmoko