NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com - Sejumlah insiden terjadi saat proses pemungutan suara Pilkada Serentak 2024 di Kabupaten Lamandau.
Dari video yang beredar, salah seorang oknum Kades tampak marah hingga menggebrak meja di dalam TPS karena tidak bisa menggunakan hak pilihnya.
Dari informasi yang dikumpulkan, kejadian berlangsung di Desa Karang Besi, Kecamatan Belantikan Raya.
Diduga sang Kades mengamuk karena datang membawa KK dan surat undangan namun tidak membawa KTP.
Namun akhirnya yang bersangkutan tetap diperbolehkan menggunakan hak pilihnya.
Sementara itu di SD 6 kelurahan Nanga Bulik juga sempat terjadi keributan. Beredar video Salah satu pendukung paslon tampak mengamuk di tengah lapangan sehingga menimbulkan keributan.
"Hingga saat ini kita masih belum menerima laporan," ungkap Ketua Bawaslu Lamandau, Yustedi saat dikonfirmasi.
Kapolres Lamandau, AKBP Bronto Budiyono saat dikonfirmasi juga menjelaskan bahwa beberapa insiden tersebut telah berhasil diselesaikan sehingga tidak makin membesar dan mengganggu proses Pilkada.
"Penyebabnya hanya miskomunikasi saja. Sudah selesai semuanya. Aman," ujar Bronto. (mex/sla)
Editor : Slamet Harmoko