Kepala Dishub Kobar Amir Hadi menjelaskan, pengusulan rute baru pelayaran tersebut dilakukan mengingat rute Kumai-Semarang, dan Kumai-Surabaya termasuk jalur padat untuk angkutan laut. Kemudian potensi tersebut diharapkan dapat memberikan akses yang murah dan terjangkau bagi masyarakat, dan diharapkan semakin mudah bagi daerah untuk mengakses melalui berbagai macam jalur (udara, darat dan laut), serta akan semakin membuat perekonomian daerah semakin maju.
Diungkapkannya, sebelumnya Dishub Kobar mengadakan konsolidasi Penetapan Layanan Angkutan Penyeberangan Perintis tahun 2025 yang diusulkan melalui Dishub Provinsi Jatim, untuk membuka rute penyebrangan Kumai – Paciran.
"Dari hasil konsolidasi yang dilakukan, Dishub Kobar telah melakukan sosialisasi dan survei menyasar kepada pelaku usaha ekspedisi dan transportir angkutan barang terkait rencana penambahan rute ke Paciran Jawa Timur," terang Amir Hadi.
Diungkapkannya pula, untuk melayani rute baru penyeberangan Kumai-Paciran akan menggunakan Kapal Motor Penumpang (KMP) Drajat milik PT ASDP Indonesia Ferry. Ia berharap dengan koordinasi lanjutan yang laksanakan dengan Dishub Provinsi Jatim maka rute penyeberangan Kumai-Paciran dapat terlayani sejak awal tahun 2025 mendatang.
“Melalui koordinasi secara berkelanjutan ini, Dishub Kobar terus mematangkan realisasi penambahan rute Kumai – Paciran. Jalur ini diharapkan akan berdampak positif terutama dalam mendorong perekonomian dan konektivitas antar wilayah," pungkas Amir Hadi. (tyo/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama