Dalam laga home ini, pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong menurunkan formasi 3-4-3. Salah satu pemain naturalisasi teranyar Kevin Diks Bakarbessy menjalani debutnya sebagai full back kanan. Kemudian gelandang tengah diisi oleh Thom Haye dan Nathan Tjoe-a-On. Sementara Calvin Verdonk tidak lagi menempati posisi bek tengah kiri, tetapi full back kiri.
Sementara itu, timnas Jepang yang dilatih Hajime Moriyasu menurunkan skema 3-4-2-1. Posisi ujung tombak diberikan kepada Koki Ogawa (NEC Nijmegen), didukung Takumi Minamino (AS Monaco) dan Daichi Kamada (Crystal Palace). Selain itu, Ritsu Doan (Freiburg) mengisi sayap kanan, dan Kaoru Mitoma (Brighton) di sayap kiri.
Sejak awal jalannya laga di lapangan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang diguyur hujan, tim berjuluk Samurai Biru itu mendominasi penguasaan bola. Namun, tim Garuda tetap berani menggebrak pertahanan lawan lewat serangan balik.
Namun akhirnya, momentum timnas Jepang datang pada menit 35. Ketika itu, umpan-umpan pendek Samurai Biru membocorkan pertahanan Indonesia. Daichi Kamada mendapatkan bola di dalam kotak penalti, membelokkannya ke tengah, dan ada Koki Ogawa yang hendak mendorong bola ke gawang. Justin Hubner bisa mendahului Ogawa, tapi juluran kakinya justru menghasilkan gol bunuh diri.
Berselang 3 menit, gawang Timnas Indonesia jebol kembali. Kali ini Mitoma yang lolos pengawalan mengirimkan bola ke tengah kotak penalti. Takumi Minamino muncul dari belakang untuk mengirim tembakan hingga bola mengenai tiang kanan gawang Maarten Paes dan akhirnya masuk untuk skor 0-2.
Timnas Indonesia pun berbenah sebelum turun minum, Sandy Walsh masuk menggantikan Kevin Diks yang cedera pada menit 41. Di sisi timnas Jepang, Hajime Moriyasu menambah kekuatan lini depannya dengan kehadiran Daizen Maeda (Celtic).
Kemudian pada babak ke dua, baru 3 menit, Jepang menambah gol lagi. Berawal saat Maarten Paes salah mengumpan ketika Indonesia dalam tekanan. Bola malah mengarah pada Hidemasa Morita. Sang gelandang Sporting CP itu pun menembak ke sudut gawang yang kosong, dan kembali gol ke 3 Jepang bersarang.
Selanjutnya di menit 62, Shin Tae-yong memasukkan Pratama Arhan untuk memaksimalkan lemparan ke dalam. Bukannya mencetak gol, Timnas Indonesia malah tambah kebobolan. Yukinari Sugawara yang masuk sebagai pengganti, berhasil merangsek ke kotak penalti setelah menghadapi Maarten Paes, Calvin Verdonk, dan Jay Idzes sekaligus. Namun, tembakan Sugawara tetap bisa masuk ke sudut sempit.
Skor akhir 0-4 pun jadi kekalahan pertama timnas Indonesia dalam laga kandang di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Secara umum pun, timnas Indonesia harus mengakui kalah segalanya dari timnas Jepang yang berada pada posisi peringkat 15 di FIFA.
Pasca kekalahan telak oleh Jepang, membuat Skuad Garuda masih tertahan di posisi juru kunci Grup C. Dalam update klasemen WCQ 2026 ronde 3, Timnas Indonesia baru meraih 3 angka dari 5 pertandingan (3 seri dan 2 kalah). Pasukan Shin Tae-yong tertinggal 2 angka dari Bahrain yang duduk di peringkat 5. Kondisi ini tentu jadi ancaman bagi Timnas Indonesia karena hanya juara dan runner-up yang akan otomatis lolos ke Piala Dunia 2026.
Namun, harapan Timnas Indonesia masih belum pudar. Pasalnya, jarak Garuda dari peringkat 2, Australia, hanya 3 angka. Dalam laga berikutnya, Indonesia akan berhadapan dengan Arab Saudi di SUGBK pada Selasa (19/11). Apabila bisa menang di laga tersebut, poin Timnas Indonesia akan sama dengan Arab Saudi.
Sementara itu Jepang, tampaknya semakin mudah untuk lolos sebagai juara Grup C. Saat ini, Samurai Biru mengoleksi 13 poin dari 5 laga. Jumlah itu berjarak 7 poin dari Australia dan Arab Saudi. Dengan sisa hanya 5 laga lagi, timnas Jepang adalah favorit utama lolos Piala Dunia 2026.(int/tir/gus)
Editor : Agus Jaka Purnama