Masuk Bandara Iskandar, Sapi Warga Pangkalan Bun Terpaksa Ditembak
Koko Sulistyo• Sabtu, 9 November 2024 | 16:19 WIB
DITEMBAK: Sapi yang berhasil menerobos kawasan Bandara Iskandar Pangkalan Bun terpaksa ditembak karena membahayakan petugas dan juga penerbangan. (Istimewa)
PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Masyarakat Pangkalan Bun mendadak heboh saat video seekor sapi masuk ke kawasan tempat landasan pancu di Bandara Iskandar Pangkalan Bun, Sabtu (9/11/2024).
Sapi yang diketahui milik Firdaus itu lepas dari kandangnya di RT 13, Jalan Malijo, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalteng.
Sapi berlari di tengah keramaian lalulintas menyusuri Jalan Iskandar, melewati Bundaran Pancasila dan masuk kawasan Kesatrian Lanud Iskandar dan berbelok menuju arah Bandara Iskandar serta masuk ke landasan pacu.
Keberadaan sapi di jalan utama Kota Pangkalan Bun itu mendapat perhatian pengguna lalulintas yang kemudian mengabadikannya dengan video telepon seluler.
Informasi yang dihimpun, sebenarnya ada 4 ekor sapi yang terlepas dan saru ekor diantaranya masuk bandara.
Mengetahui hal itu, Firdaus meminta bantuan Lanud Iskandar untuk mengamankannya.
Lantaran menyerang dan membahayakan personel TNI AU yang akan menangkapnya, sapi tersebut kemudian dilumpuhkan dengan 1 kali tembakan.
Danlanud Iskandar Pangkalan Bun Letkol Pnb David Moningka menyampaikan bahwa pihaknya mendapat laporan dari anggota bahwa ada sapi masuk area Landasan Pacu Bandara Iskandar Pangkalan Bun.
"Tadi saya menerima laporan dari anggota yang bertugas di Bandara Iskandar Pangkalan Bun langsung saya tindak lanjuti," ujarnya.
Sapi yang masuk ke Landasan Udara Bandara Iskandar Pangkalan Bun tersebut telah dilumpuhkannya dengan satu kali tembakan setelah masuk hutan dengan diburu drone.
"Atas izin pemilik sapi, karena menyerang dan membahayakan anggota maka sapi tersebut kami lumpuhkan," tegas Danlanud.
Menurutnya insiden sapi tersebut tidak mengganggu jadwal penerbangan komersial maupun militer, semua masih berjalan dengan normal seperti biasanya.
"Bandara aman dan steril, tidak ada penundaan jam penerbangan, berjalan normal," tandasnya.(tyo/sla)