SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Kepala Desa Kenyala, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng, Sahewan Harianto menegaskan siap diaudit terkait penggunaan dana desa yang selama ini dikelolanya setiap tahun anggaran.
Hal ini guna menjawab tuduhan sekelompok warga desa yang menyebutnya tidak transparan dalam pengelolaan anggaran dan pembangunan di wilayah tersebut.
”Saya sebagai warga negara Indonesia harus patuh dan tunduk kepada hukum yang berlaku. Jadi, saya menegaskan untuk tuduhan yang diarahkan kepada saya, saya siap dilakukan audit oleh pihak yang berwenang,” kata Sahewan.
Dia juga menyesalkan sikap sekelompok orang yang menuduh pemerintahan yang dipimpinnya melakukan pelanggaran hukum dalam pengelolaan dana desa.
”Kami sudah lakukan sesuai aturan dan petunjuk baliho transparansi penggunaan dana desa di Kenyala. Kemudian, kami juga melaksanakan musdes dan pramusdes. Di situ kami menjaring semua aspirasi dari 10 RT di Desa Kenyala,” katanya.
Dia melanjutkan, selama ini pembangunan yang dilaksanakan di wilayah itu selalu mengacu peraturan perundang-undangan. Mulai dari tahapan perencanaan yang menghimpun aspirasi masyarakat, pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan.
”Saya bersama perangkat desa selalu hati-hati mengelola uang pemerintah. Jadi, kalau ada yang bilang ini dan itu, sebenarnya tidak ada dasar. Lain halnya kalau saya menyelewengkan dana desa. Kalau saya korupsi dana desa, dari dulu saya sudah kaya,” tegas Sahewan.
Sahewan menambahkan, penggunaan dana desa setiap tahun selalu diaudit, sehingga tidak bisa main-main.
”Kita tunggu saja hasil pemeriksaan Inspektorat yang berjalan dan kami akan melaksanakan apa pun hasil rekomendasi dan perintah dari pihak yang berwenang,” kata Sahewan.
Pernyataan Sahewan merespons sejumlah warga yang melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Desa Kenyala pekan lalu.
Warga menuntut transparansi pengelolaan dana desa. Kelompok tersebut menuding pemerintah desa tidak melaksanakan program sesuai aturan dan hukum, sehingga rawan terjadi penyimpangan keuangan desa. (ang/ign)
Editor : Slamet Harmoko