Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kelotok dan Getek Hias Ramaikan Festival Batang Arut 2024 di Kotawaringin Barat

Koko Sulistyo • Sabtu, 28 September 2024 | 07:30 WIB
MENARIK WISATAWAN: Salah satu kelotok hias di Kelurahan Raja yang mengikuti even lomba kelotok hias Festival Batang Arut 2024.
MENARIK WISATAWAN: Salah satu kelotok hias di Kelurahan Raja yang mengikuti even lomba kelotok hias Festival Batang Arut 2024.

PANGKALAN BUN -radarsampitjawapos.com-Festival Batang Arut (FBA) tahun 2024 dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 65 Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) mulai digeber. Pemerintah Kabupaten setempat melalui Dinas Pariwisata menggelar lomba kelotok hias yang akan dilaksanakan Minggu 29 September 2024.

Lomba kelotok hias yang rencananya dilaksanakan di Daerah Aliran Sungai Arut itu mengambil start di Korindo, Kelurahan Mendawai dan finis di Pelabuhan Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan.

Agenda tahunan yang digelar setiap momen hari jadi Kobar tersebut melibatkan puluhan peserta dari berbagai instansi pemerintah, pelaku wisata dan masyarakat bantaran sungai.

Hingga kemarin, tampak  puluhan kelotok yang tambat di sejumlah titik di Das Arut mulai dihias dengan berbagai ornamen dan tema. Salah satu yang mencolok adalah keindahan hiasan kelotok Nurani yang berada di Kelurahan Raja.

Kabid Pemasaran dan Promosi Pariwisata, Dispar Kobar Bambang Sigit Purnomo mengatakan, lomba kelotok hias dalam rangka HUT ke 64 Kobar diikuti oleh 26 peserta, yang terdiri dari 17 kelotok hias dan 9 getek hias.

"Untuk kategori kelotok hias juara I mendapatkan hadiah sebesar Rp15 juta, juara II Rp10 juta, juara III Rp8 juta, dan harapan I Rp7 juta, untuk kategori getek hias juara I Rp5 juta, juara II Rp4 juta, juara III Rp2 juta, juara harapan I Rp1,5 juta dan harapan II Rp1 juta, selain itu juga ada doorprize menarik untuk penonton," paparnya, Jumat (27/9).

Plt Kadispar Kobar, Edy Faganti menyampaikan, lomba kelotok hias merupakan rangkaian dari Festival Batang Arut, yang bertujuan melestarikan budaya masyarakat Kobar di masa lalu dimana kehidupan selalu berdampingan dengan Sungai Arut.

Selain untuk melestarikan budaya juga menghidupkan perekonomian masyarakat di sepanjang Sungai Arut, kedepan seluruh rangkaian FBA akan diusulkan ke Menparekraf agar bisa masuk kalender event nasional.

"Dampak ekonomi pasti ada, menghias kelotok hias melibatkan banyak pihak, keramaian dimsyarakat juga akan berdampak ke UMKM," pungkas Edy. (tyo/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
#festival #sungai arut #kotawaringin barat #hut #kelotok #arut selatan #getek