Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pedagang Makanan di Bantaran Sungai Mentaya Kecipratan Rezeki Lomba Mancing  

Yuni Pratiwi Iskandar • Minggu, 15 September 2024 | 12:04 WIB
LARIS: Para pedagang mengais rezeki dalam Lomba Mancing Lestari di Mentaya Seberang, Sabtu (14/9).
LARIS: Para pedagang mengais rezeki dalam Lomba Mancing Lestari di Mentaya Seberang, Sabtu (14/9).

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com -  Gelaran Lomba Mancing Lestari Bupati Cup 2024 di Kecamatan Seranau tak hanya disambut antusias oleh para pemancing, tapi juga para pedagang makanan.  Setiap ada kegiatan di Mentaya Seberang, para pedagang ikut membuka lapak.

Salah seorang pedagang, Nonik, mengaku gembira dengan adanya lomba mancing.  Omzet penjualannya meningkat karena banyak orang yang datang ke Mentaya Seberang.

Untuk kegiatan yang digelar selama dua hari ini, Nonik menyiapkan modal awal sebesar Rp 2.500.000.  Ia membuka dua lapak, satu di rumahnya dan satu lagi di sekitar venue acara di kawasan Pelabuhan Selamat Datang.  

"Dulu di acara serupa, saya hanya membuka lapak di sekitar lokasi acara.  Sementara di rumah tidak buka.  Karena tahun ini peserta lebih banyak, sayang kalau hanya membuka satu lapak," jelasnya.

Nonik juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada panitia yang telah menyediakan tempat di halaman Masjid Jami Mentaya Seberang, persis di depan Pelabuhan Selamat Datang.   "Karena sudah disiapkan, jadi tidak repot lagi masang tenda dan lainnya," ungkapnya.

Di rumahnya, sehari-hari Nonik berjualan bakso, sedangkan di lapak yang disediakan panitia, ia berjualan ayam geprek, pentol, aneka minuman, dan buah-buahan segar seperti nanas dan semangka.  

"Untungnya lumayan, balik modal sudah pasti. Waktu dulu saya cuma buka lapak di sekitar lokasi acara, kalau ada acara seperti ini ramai saja yang beli, jadi yang di rumah tetap buka. Apalagi pada saat perlombaan yang puncaknya tanggal 15 September ini, yakin bakal meraup untung besar," ungkapnya. 

Sementara itu, penjual lainnya mengaku sehari-hari berjualan hanya saat sore hari, namun untuk kegiatan ini, ia sudah berjualan dari pagi.  Dengan stok dagangan pentol yang lebih banyak, ia optimistis akan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. (yn/yit) 

Editor : Slamet Harmoko
#sungai mentaya #rezeki #pedagang makanan #sampit #kotim #kalteng #lomba mancing