Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Harga Bahan Pokok di Pangkalan Bun Stabil

Koko Sulistyo • Kamis, 26 Februari 2026 | 05:24 WIB

 

Suasana lokasi baru PKL sayur mayur di taman Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, belum lama ini.
Suasana lokasi baru PKL sayur mayur di taman Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kotawaringin Barat, belum lama ini.

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Memasuki pekan ketiga Februari 2026, harga kebutuhan bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), terpantau relatif stabil.

Meski demikian, fluktuasi masih terjadi pada beberapa komoditas pangan utama. Berdasarkan hasil analisis per 23 Februari 2026, bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan harga, sementara sejumlah komoditas lain justru menurun.

Secara mingguan, harga bawang merah naik 7,64 persen dari Rp48.000 menjadi Rp51.667 per kilogram. Bawang putih juga meningkat 8,33 persen dari Rp40.000 menjadi Rp43.333 per kilogram. Selain itu, daging ayam ras tercatat naik tipis 0,84 persen menjadi Rp48.000 per kilogram.

Sebaliknya, sejumlah komoditas cabai mengalami penurunan harga. Cabai merah besar turun 11,76 persen, cabai merah keriting turun 5,41 persen, dan cabai rawit merah turun 7,41 persen. Penurunan juga terjadi pada telur ras sebesar 2,90 persen dan ikan segar kembung sebesar 2,78 persen dibandingkan pekan sebelumnya. 

Secara harian, harga cabai merah besar, cabai merah keriting, dan cabai rawit hijau relatif stabil. Namun, cabai rawit merah turun dari Rp90.000 menjadi Rp80.000 per kilogram.

Fluktuasi sempat terjadi pada bawang merah yang naik hingga Rp55.000 sebelum kembali turun ke Rp50.000 per kilogram. Bawang putih juga naik dari Rp40.000 menjadi Rp45.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam ras stabil di angka Rp48.000 per kilogram.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kobar, Muhamad Suhendra, mengatakan kondisi harga masih terkendali meskipun konsumsi masyarakat meningkat selama Ramadan.

“Berdasarkan hasil analisis tanggal 23 Februari 2026, secara umum harga kebutuhan pokok di Kotawaringin Barat masih relatif stabil dan terkendali. Kenaikan pada bawang merah dan bawang putih masih dalam batas wajar, sementara beberapa komoditas lain seperti cabai, telur, dan ikan justru mengalami penurunan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan intensif selama Ramadan guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan pasokan tetap terjaga.

“Kami akan terus memonitor perkembangan harga dan ketersediaan pasokan di lapangan, khususnya selama bulan puasa, agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik,” pungkasnya. (tyo/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
#Pangkalan Bun #kebutuhan pokok #sembako