PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kecelakaan tunggal akibat jalan berlubang kembali terjadi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) dan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (14/2). Dua peristiwa terpisah tersebut menyebabkan korban mengalami luka dan harus mendapat perawatan medis.
Di Kabupaten Kobar, kecelakaan terjadi di jembatan Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan. Sepasang suami istri (pasutri) yang berprofesi sebagai guru di Kecamatan Pangkalan Banteng terjungkal setelah sepeda motor yang mereka kendarai menabrak lubang di tengah jembatan.
Akibat kejadian itu, keduanya terpental dan mengalami luka di bagian kepala serta kaki. Saat peristiwa terjadi, pasangan tersebut dalam perjalanan menuju pesisir Pantai Kumai untuk menghadiri sebuah acara.
Beruntung, personel BPBD Kobar yang melintas menggunakan mobil water supply segera memberikan pertolongan. Mereka kemudian menghubungi PMI dan pemerintah desa setempat untuk membantu proses evakuasi. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Imanuddin menggunakan ambulans milik Desa Sebuai.
Personel BPBD Kobar Sayid Abdul Badawi mengatakan, lubang di tengah jembatan diduga menjadi penyebab kecelakaan. “Jalan tersebut memang relatif sepi. Setelah menolong korban, kami mencarikan ambulans dan keduanya sudah dievakuasi ke rumah sakit,” ujarnya.
Sepeda motor jenis bebek yang digunakan korban dilaporkan mengalami kerusakan di beberapa bagian. Korban diduga melaju dengan kecepatan cukup tinggi saat melintas di lokasi.
Sementara itu, insiden serupa terjadi di Jalan Tjilik Riwut, Desa Jemaras, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotim. Seorang pengendara sepeda motor terjungkal setelah diduga menabrak lubang di badan jalan.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu siang itu bermula saat korban berangkat dari rumah untuk pergi memancing. Setibanya di lokasi kejadian, korban diduga kurang memperhatikan kondisi jalan yang rusak sehingga sepeda motor yang dikendarainya menghantam lubang dan terjatuh ke bahu jalan.
Akibatnya, korban mengalami luka dan sempat tidak sadarkan diri. Warga yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke puskesmas terdekat.
Kerabat korban, Noviyanti, membenarkan peristiwa tersebut. “Korban dari rumah hendak pergi memancing, diduga menabrak lubang di jalan,” katanya.
Terpisah, Kasatlantas Polres Kotim AKP Hariyanto membenarkan adanya kecelakaan tersebut. Ia menyatakan petugas piket telah dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan lebih lanjut. “Anggota sedang menuju tempat kejadian perkara,” ujarnya singkat. (tyo/sir/yit)
Editor : Heru Prayitno