Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pembobolan ATM BSI di Pandu Senjaya Belum Terungkap

Koko Sulistyo • Selasa, 10 Februari 2026 | 11:02 WIB

 

DIBOBOL: Kondisi mesin ATM Bank Syariah Indonesia (BSI) yang dibobol maling di Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kobar, Kalteng. (Warga/Radar Sampit)
DIBOBOL: Kondisi mesin ATM Bank Syariah Indonesia (BSI) yang dibobol maling di Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kobar, Kalteng. (Warga/Radar Sampit)

 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kasus pembobolan mesin ATM Bank Syariah Indonesia (BSI) di Desa Pandu Senjaya, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), hingga kini belum berhasil diungkap.

Polsek Pangkalan Lada telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memanggil sejumlah saksi, baik dari pihak BSI maupun karyawan KUD Karya Tani. Namun, hingga saat ini belum ditemukan petunjuk yang mengarah kepada pelaku pembobolan yang diduga menggunakan alat las. Mesin ATM kemudian dibakar oleh pelaku diduga untuk menghilangkan jejak.

Kapolsek Pangkalan Lada, Iptu Suharto, mengatakan pihaknya belum menemukan petunjuk di lokasi kejadian. “Sementara belum ada petunjuk, kami berusaha kasus ini cepat terungkap,” ujarnya, Senin (9/2). 

Pihak kepolisian juga telah meminta keterangan dari saksi-saksi terkait. Namun, pemeriksaan CCTV di ATM BSI tidak membuahkan hasil karena kamera pengawas tersebut sudah rusak sejak tiga bulan terakhir dan tidak dapat merekam aktivitas di sekitar mesin ATM. “CCTV BSI rusak sejak tiga bulan dan tidak bisa merekam. Penyelidikan masih terus dilakukan, tetapi belum ada perkembangan,” jelas Suharto.

Informasi diperoleh, mesin ATM yang dibobol baru saja diisi uang oleh petugas BSI pada Jumat (30/1/2026) dan diperkirakan brankas ATM masih penuh. Pembobolan diketahui ketika karyawan KUD Karya Tani melihat api membakar mesin ATM, lalu melaporkannya ke kepala desa dan pihak bank.

Dari pembobolan tersebut, pelaku berhasil menggasak uang tunai pecahan Rp100 ribu senilai sekitar Rp871 juta. (tyo)

 

Editor : Heru Prayitno
#BSI #dibobol #Kotawaringin Barat (Kobar) #atm