PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Atap kantor sekretariat Fakultas Hukum Universitas Antakusuma (Untama) di Jalan Ahmad Wongso, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, rusak setelah tertimpa pohon tumbang pada Minggu (1/2). Kejadian tersebut terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Pangkalan Bun.
Pohon yang tumbang merupakan pohon pinus dengan tinggi sekitar 15 meter dan diameter 30 cm. Meskipun pohon terlihat kokoh, angin kencang yang melanda menyebabkan batang pohon patah di bagian pangkal dan menimpa atap kantor sekretariat Fakultas Hukum Untama.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Barat segera merespons kejadian tersebut. Tim yang dilengkapi dengan peralatan evakuasi, seperti gergaji mesin, tali, dan parang, langsung menuju lokasi untuk melakukan pembersihan.
Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan BPBD Kotawaringin Barat, Andan Santana, mengatakan pohon yang tumbang tersebut adalah pohon pinus yang diperkirakan memiliki usia cukup tua. Ia juga menyebutkan bahwa angin kencang dan hujan deras dalam beberapa hari terakhir menyebabkan banyak pohon tumbang di wilayah tersebut.
“Pohon tumbang ini menyebabkan kerusakan pada bagian atap dan plang. Hujan deras dan angin kencang beberapa waktu terakhir memang meningkatkan potensi pohon tumbang di sejumlah titik,” ujar Andan.
BPBD Kotawaringin Barat mengerahkan tiga unit gergaji mesin, tali, tangga, dan parang untuk menangani evakuasi pohon yang menggantung di atas atap kantor Fakultas Hukum Untama. Proses pembersihan dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.
Andan juga mengimbau kepada masyarakat di Kabupaten Kotawaringin Barat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya pohon tumbang, terutama saat cuaca ekstrem. Ia mengingatkan agar tidak berteduh di bawah pohon saat hujan turun dan menghindari beraktivitas di luar ruangan ketika cuaca buruk.
“Cuaca ekstrem sulit diprediksi, jadi kami meminta masyarakat berhati-hati. Jangan berteduh di bawah pohon dan hindari berada di luar rumah saat hujan deras disertai angin kencang,” tambahnya.
Hingga berita ini diturunkan, proses pembersihan pohon tumbang masih berlangsung. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno