Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Banyu Bejoget Taman Kota Manis Masih Jadi Primadona

Koko Sulistyo • Senin, 26 Januari 2026 | 10:02 WIB
Anak anak bermain di air mancur Taman Kota Manis Bundaran Pancasila Pangkalan Bun, Sabtu (24/1).
Anak anak bermain di air mancur Taman Kota Manis Bundaran Pancasila Pangkalan Bun, Sabtu (24/1).

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Air mancur Banyu Bejoget (Dancing Water Fountain) di Taman Kota Manis, Pangkalan Bun, masih menjadi daya tarik warga sejak diresmikan pada 2019 oleh Bupati Kotawaringin Barat Hj. Nurhidayah. 

Air mancur yang beroperasi setiap malam Minggu ini menjadi wahana favorit anak-anak hingga orang dewasa, baik untuk bermain air maupun sekadar berswafoto. Kehadirannya dinilai sebagai sarana hiburan dan rekreasi murah bagi masyarakat yang ingin menghabiskan akhir pekan bersama keluarga.

Meski harus basah-basahan, para orang tua tampak ikut larut dalam kegembiraan mendampingi anak-anak mereka. Salah seorang warga Kelurahan Baru, Sirajudin, mengatakan Banyu Bejoget masih menjadi satu-satunya hiburan akhir pekan yang diminati anak-anak hingga saat ini.

“Walaupun air mancur utama yang dulu menjadi ikon sudah tidak berfungsi, air mancur di Taman Kota Manis masih cukup menjadi hiburan bagi anak-anak,” ujarnya. 

Namun, Sirajudin menyayangkan tidak adanya lagi pedagang jajanan atau kuliner UMKM di sekitar lokasi. Akibatnya, pengunjung harus membawa bekal sendiri atau membeli makanan dari luar kawasan taman.

“Sambil menunggu anak bermain, kalau tidak ada camilan rasanya kurang. Sekarang tidak ada yang berjualan, jadi kami beli dari luar,” katanya.

Ia berharap pengelola dapat menyediakan wahana pendukung, seperti kuliner UMKM, agar suasana taman lebih hidup dan meriah. “Kalau tidak bisa setiap hari, seminggu sekali saja sudah cukup, supaya Bundaran Pancasila kembali ramai,” harapnya.

Hal senada disampaikan pengunjung lainnya, Ririn. Ia mengaku bersama keluarga rutin mengunjungi Taman Kota Manis setiap malam Minggu karena menjadi pilihan hiburan murah meriah bagi anak-anak.

“Di sini juga bisa dapat teman baru karena banyak keluarga yang rutin datang. Sayangnya tidak ada yang berjualan, mau beli minum saja harus menyeberang jalan,” pungkasnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#taman #Pangkalan Bun