PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Seorang pemilik warung di Jalan Samari II, Perumahan Kawi II, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, menjadi korban pencurian dengan modus berpura-pura sebagai petugas PLN. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (21/1) sekitar pukul 10.30 WIB. Akibat kejadian itu, satu tabung gas elpiji ukuran 5 kilogram hilang.
Pemilik warung, Eka, mengatakan pelaku awalnya datang ke tokonya dengan alasan hendak membeli rokok. Namun, karena stok rokok sedang kosong, pelaku terlihat berbincang melalui telepon genggam sambil tetap mengenakan helm.
“Dia datang mau beli rokok, tapi rokok kosong. Dia sambil menelepon dan helmnya masih dipakai,” ujar Eka, Kamis (22/1).
Setelah itu, pelaku membeli minuman kemasan gelas dan meminta izin untuk duduk sejenak di warung dengan alasan menunggu temannya. Eka pun mengizinkan tanpa menaruh kecurigaan.
Saat berada di warung, pelaku berpura-pura memeriksa meteran listrik dan mengaku sebagai petugas PLN. Karena percaya, Eka membiarkan pelaku dan melanjutkan aktivitasnya ke dapur untuk memasak.
Diduga, kesempatan tersebut dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya. Ketika Eka kembali ke warung, tabung gas elpiji 5 kilogram yang biasa digunakan untuk keperluan warung diketahui sudah tidak berada di tempat.
Atas kejadian tersebut, Eka mengimbau masyarakat, khususnya pemilik warung di Kotawaringin Barat, agar lebih waspada terhadap orang asing yang menggunakan modus tertentu.
“Sekarang modusnya macam-macam. Kita harus lebih hati-hati, apalagi jika ada yang mengaku sebagai petugas,” pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno