Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Libur Akhir Tahun, Okupansi Hotel di Pangkalan Bun Meningkat

Koko Sulistyo • Senin, 29 Desember 2025 | 12:08 WIB

 

Hotel Alibaba di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini
Hotel Alibaba di Jalan Pangeran Antasari, Kelurahan Raja, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, belum lama ini

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Tingkat hunian kamar hotel dan penginapan di Pangkalan Bun menunjukkan tren peningkatan pada momen libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Peningkatan okupansi mulai terlihat sejak pekan ketiga Desember 2025, seiring dimulainya libur sekolah. Lonjakan hunian terpantau di sejumlah hotel yang berada di sekitar kawasan objek wisata.

Wisatawan yang datang didominasi pengunjung dari Kabupaten Seruyan, Lamandau, Sukamara, serta daerah penyangga lainnya yang memanfaatkan libur panjang untuk menikmati wisata alam.

Manajemen Hotel Alibaba, H. Ali Rahmat, mengatakan tingkat hunian hotelnya meningkat sekitar 20 hingga 30 persen dibandingkan hari normal.

Baca Juga: Warga Protes Pembangunan Pagar Terminal Natai Suka
“Pada momen libur Nataru ini, okupansi mengalami kenaikan. Kami optimistis menjelang puncak pergantian tahun nanti tingkat hunian bisa mendekati 100 persen,” ujarnya.

Meski demikian, Ali Rahmat mengakui peningkatan hunian tahun ini berjalan lebih lambat dibandingkan tahun sebelumnya. Biasanya, kamar hotel terisi lebih cepat saat libur Natal dan Tahun Baru.

“Pada hari biasa tingkat hunian sekitar 30 persen, dan saat ini meningkat sekitar 30 persen. Mayoritas tamu berasal dari kabupaten penyangga serta karyawan perkebunan,” jelasnya.

Sementara itu, Manajemen Hotel Abadi, Endang, juga menyatakan optimisme terhadap tingkat hunian hotelnya. Pada libur Nataru 2025/2026, pihaknya memperkirakan peningkatan okupansi mencapai 50 persen.

“Pada awal libur sekolah tingkat hunian masih relatif sama seperti tahun lalu, namun kami optimistis akan meningkat hingga 50 persen,” kata Endang.

Kondisi berbeda dialami penginapan atau guest house di Kota Pangkalan Bun. Salah satu pengelola penginapan di Jalan Pangeran Antasari, Ra’uf, menyebut belum ada peningkatan signifikan pada momen libur akhir tahun.

“Tidak ada perbedaan antara hari biasa dan libur Tahun Baru. Segmen kami adalah para sales, sementara saat libur ini mereka juga libur kerja, sehingga cenderung sepi. Meski begitu, tetap ada tamu yang datang dan pergi setiap hari,” tuturnya. (tyo/yit)

 

Editor : Heru Prayitno
#okupansi #hotel #Pangkalan Bun