Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pria ODGJ Jalan-Jalan di Bawah Guyuran Hujan, Padahal Ubun-Ubunnya Terluka

Koko Sulistyo • Selasa, 9 Desember 2025 | 11:19 WIB
Salah satu relawan PMI Kotawaringin Barat Indra Alfian membujuk ODGJ dengan sebatang rokok agar mau diberi pertolongan, Minggu (7/12).
Salah satu relawan PMI Kotawaringin Barat Indra Alfian membujuk ODGJ dengan sebatang rokok agar mau diberi pertolongan, Minggu (7/12).

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Orang dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) diduga melukai dirinya sendiri di tengah guyuran hujan. Dia berjalan kaki dengan kondisi berlumuran darah di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Darah segar yang mengucur dari bagian kepalanya. Pria tanpa baju yang dikenal dengan panggilan Ijib tersebut terus berjalan ke arah simpang Hastarini.

Relawan Balakar Huma Singgah Itah, Agung yang melihat kejadian tersebut berusaha untuk menghentikan langkah Ijib, dengan tujuan mengobati luka menganga di bagian ubun-ubunnya.

Sementara di tangan Ijib memegang benda tajam sejenis alat untuk mengelupas cat tembok yang juga berlumuran darah. Mereka berusaha merayu agar ODGJ tersebut mau menyerahkan benda tajam tersebut, namun justru dibuang dan kemudian diamankan oleh warga sekitar.

ODGJ tersebut tidak mau berhenti dan terus berjalan, hingga beberapa petugas kesehatan perempuan dari PMI Kobar datang dan membujuk Ijib untuk berhenti agar dapat diobati luka-lukanya. 

"Akhirnya setelah dibujuk PMI, Ijib mau berhenti dan duduk ditepi jalan untuk diobati kepalanya yang luka," terangnya, Senin (8/12).

Menurutnya, ada dugaan Ijib melukai dirinya sendiri dengan menggunakan scrap yang terbuat dari lempengan besi yang tajam. Luka yang diderita di kepala memanjang sekitar 4 centimeter.

Warga sekitar heran, biasanya Ijib tidak pernah membuat onar, sehari-harinya ia hanya berjalan tanpa baju di Jalan Ahmad Yani, hingga ke Jalan Pangeran Antasari.

"Pasti ada yang menggangu dia, hingga ia nekat melukai dirinya sendiri, Ijib paling banter minta rokok sama warga, tidak pernah ngamuk, apalagi melukai dirinya sendiri," tambahnya.

Setelah mendapat perawatan dan membersihkan badannya dari lumuran darah, PMI kemudian menghubungi keluarganya.

"Tadi sudah ada yang menghubungi keluarganya, kasihan kalau terus di jalan," pungkasnya. (tyo/yit)

 

 

Editor : Heru Prayitno
#Pangkalan Bun #ODGJ