PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Bazar Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang digelar setiap Minggu di area Car Free Day (CFD) Pangkalan Bun Park (PP), Kabupaten Kotawaringin Barat, dipadati pengunjung. Perputaran uang dari puluhan lapak UMKM diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Tidak hanya warga lokal, sejumlah pengunjung juga datang dari kabupaten tetangga.
Setelah dipindahkan dari ruas Jalan HM Rafii ke kawasan Pangkalan Bun Park, keberlangsungan kegiatan UMKM sempat diragukan. Namun seiring waktu, CFD PP justru menjadi magnet baru bagi masyarakat setiap Minggu pagi.
Beragam produk dijajakan di area bazar tersebut. Selain kuliner, pedagang juga menawarkan kerajinan, fesyen, mainan anak, aksesoris, hingga ikan hias, sayuran, dan buah-buahan.
“Terbilang lengkap barang-barang yang dijual, mulai dari kuliner, pakaian dewasa hingga anak-anak, aksesoris, ikan hias, sayuran, buah-buahan, dan banyak lagi,” ujar Burhanudin, warga Sidorejo, saat ditemui Minggu (30/11).
Pengunjung lainnya, Ana, mengaku rutin datang ke bazar UMKM usai berolahraga bersama rekan-rekannya. Ia menyebutkan bazar tersebut menjadi tujuan favorit karena pilihan kuliner yang beragam dan harga yang terjangkau.
Kendati demikian, Ana berharap pemerintah daerah dapat menambah sarana dan prasarana untuk menunjang kenyamanan pengunjung, terutama pembangunan gazebo sebagai tempat bersantai.
“Cuacanya cukup panas karena tidak ada peneduh, sementara lapak UMKM buka hingga siang hari. Selain gazebo, tong sampah juga perlu ditambah. Ada, tetapi masih kurang. Kalau ada tempat berteduh, pengunjung bisa lebih lama menikmati suasana, karena sekitar pukul 09.00 matahari sudah terik,” ujarnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno