PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Kemacetan panjang terjadi di kilometer 52 Jalan Ahmad Yani, Desa Pangkalan Tiga, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (25/11). Kerusakan jalan dan amblasnya satu truk bermuatan penuh menjadi penyebab utama terhambatnya arus lalu lintas di jalur lintas provinsi tersebut.
Truk jenis fuso itu amblas di kubangan lumpur dan menutup sebagian besar badan jalan, sehingga kendaraan dari arah Pangkalan Bun maupun Sampit tidak dapat bergerak.
Situasi diperparah oleh perilaku pengguna jalan yang memaksakan diri mengambil jalur kanan, sehingga kendaraan dari arah berlawanan terjebak dan tidak bisa melintas. Antrean kendaraan dilaporkan mengular lebih dari satu kilometer, didominasi truk tangki dan fuso.
Warga Pangkalan Tiga, Solikin, mengatakan kemacetan bermula ketika fuso yang melintas terperosok di bagian jalan yang rusak parah. “Karena dari arah Sampit juga penuh kendaraan, antrean sampai lebih dari satu kilometer,” ujarnya. .
Ia menilai kemacetan tidak akan separah itu apabila sopir kendaraan saling memberi jalan. Solikin juga mengimbau ambulans yang membawa pasien untuk memilih jalur alternatif.
“Kalau pengendara dari dua arah sama-sama nekat masuk satu jalur, ya tidak akan bisa lewat. Mereka hanya memikirkan diri sendiri. Dari siang hingga sekarang kemacetan belum terurai,” katanya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kobar, Aiptu Hengki Setiawan, membenarkan adanya kemacetan panjang di lokasi tersebut. Ia mengatakan personel Polsek Pangkalan Lada dan Tim Turjawali Satlantas Polres Kobar telah dikerahkan untuk mengurai arus lalu lintas.
“Ada dua titik kerusakan jalan di ruas itu, salah satunya di area kebun durian yang menjadi pusat kemacetan. Jalan sudah hancur, dan truk yang berkali-kali melintas makin memperparah kondisi,” ujarnya.
Petugas masih berupaya melakukan pengaturan lalu lintas untuk mempercepat kelancaran kendaraan. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno