PANGKALAN BUN - Seorang warga Sei Benipah, RT 10, Desa kubu, Kecamatan Kumai, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), terluka akibat diterkam buaya, Senin (26/5). Buaya jenis muara sepanjang lebih dari tiga meter tersebut semula dikira biawak. Saat korban menyipratkan air, hewan itu bukannya lari tapi justru menyambar lengan korban.
Kepala SKW II Pangkalan Bun BKSDA Kalteng Dendi Setiadi mengatakan, akibat sambaran buaya tersebut, Mariam (65) mengalami luka gigitan di beberapa bagian lengan dan patah tulang lengan kanan.
"Korban sudah dibawa dan dirawat di RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun dan luka-lukanya sudah dijahit, korban juga patah tulang lengannya," terangnya, Senin (26/5).
Diceritakannya, korban sedang mandi dilanting pada pukul 04.00 WIB dan akan mengambil air wudhu untuk sholat subuh. Korban melihat binatang yang semula ia kira adalah biawak. Ketika korban mengusir binatang tersebut dengan cipratan air, ternyata yang muncul adalah buaya dan langsung menyambar tangan kanan korban, sehingga luka sobek di sekeliling lengan dan patah.
Warga setempat tidak menyangka bahwa di sungai kecil tersebut terdapat buaya. Dan buaya muncul di sungai Benipah baru pertama kali selama mereka tinggal di lokasi sejak tahun 2012.
Wildlife Response Unit (WRU) BKSDA Kalteng yang mendatangi lokasi kejadian mendapat informasi bahwa buaya masih terlihat di Sungai Benipah. Untuk itu, tim WRU BKSDA Kalteng akan memasang perangkap buaya. BKSDA meminta warga untuk tidak beraktivitas di Sungai Benipah yang bermuara ke laut di pesisir Kumai tersebut.
"Kita akan pasang jerat, dan kita imbau warga agar waspada dan mengurangi aktivitas di Sungai Benipah," pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Heru Prayitno