PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Kasus pencurian kotak amal di masjid dan musala semakin merajalela di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Dua kasus pencurian kembali terjadi di dua tempat berbeda, yakni di Masjid Al Fajar, Natai Pelingkau, Kelurahan Baru, dan di Masjid di Semanggang, Kecamatan Pangkalan Banteng.
Warga berharap aparat penegak hukum dapat meringkus para pelaku karena sudah sangat meresahkan. Saat ini rumah ibadah menjadi ladang baru bagi pelaku kejahatan.
Ketua RT 18, RW 09, Natai Pelingkau, Kelurahan Baru, Indit Mawarti menceritakan bahwa peristiwa pencurian di Masjid Al Fajar terjadi pada siang hari sekitar pukul 13.47 WIB.
"Baru diketahui pada sore harinya, posisi kotak amal tersebut disimpan di tempat salat perempuan, ketika dibuka rekaman CCTV diketahui bahwa pelaku yang tidak dikenal yang telah membobol kotak amal," terangnya, Rabu (23/4).
Pelaku diketahui seorang pria yang mempunyai ciri-ciri mengenakan anting, menggunakan celana pendek warna orange, dan baju putih, berperawakan kurus tinggi serta rambut agak gondrong.
Menurut keterangan penjual pentol yang kerap mangkal di depan masjid, pelaku sebelumnya tidur di teras sebuah rumah di samping masjid selama dua hari.
Setelah melakukan aksi pencurian, warga sempat melihat pelaku berlari dari dalam masjid dan langsung naik ke atas bak truk yang sedang melintas menuju ke arah Bundaran Kecubung Pangkalan Lima arah Sampit.
Sementara itu, pengurus masjid tidak mengetahui jumlah uang di dalam kotak amal. Rencananya kotak amal baru dibuka dan dihitung pada Jumat depan.
"Kita berharap warga dan jemaah masjid atau musala waspada dengan maraknya aksi pencurian kotak amal yang semakin merajalela akhir-akhir ini," katanya.
Sebelumnya, juga terjadi pencurian kotak amal di Masjid Nurul Hikmatul Iman, Kelurahan Madurejo. Pelaku dapat diringkus warga. Kasus ini tidak dilanjutkan ke kepolisian dan diselesaikan dengan kekeluargaan lantaran pelaku merupakan warga yang berdomisili di wilayah setempat. (tyo/yit)
Editor : Slamet Harmoko