Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sambungan Meregang, Jembatan Sugianto Sabran Makin Membahayakan saat Dilintasi

Koko Sulistyo • Kamis, 27 Maret 2025 | 15:00 WIB
RUSAK: Salah satu titik peregangan cor beton di jembatan pile slab Sugianto Sabran, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (26/3) ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN 
RUSAK: Salah satu titik peregangan cor beton di jembatan pile slab Sugianto Sabran, Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu (26/3) ISTIMEWA/RADAR PANGKALAN BUN 

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Jembatan pile slab Sugianto Sabran di Kecamatan Kotawaringin Lama, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sudah tidak nyaman lagi dilewati.

Jembatan sepanjang 5 kilometer tersebut mengalami peregangan antar sambungan cor beton (dilatasi). 

Kondisi tersebut membuat ban kendaraan roda dua dan roda empat warga yang melintas sering mengalami kebocoran. Selain itu, truk bermuatan juga sering mengalami patah pada as roda. 

Warga Kotawaringin Lama, Pendi mengatakan, adanya peregangan di sambungan cor beton tersebut sudah lama terjadi, namun belum ada upaya untuk melakukan perbaikan. Saat ini aspal atau beton yang berada di sambungan cor tersebut sudah habis. 

"Kalau engga salah diantara sambungan cor beton itu ada plat baja, jadi yang menutup plat ini habis sudah sehingga yang tersisa hanya lubang selebar badan jembatan, kalau dilalui sangat tidak nyaman," ujarnya. 

Menurutnya, jumlah lubang-lubang akibat dilatasi tersebut mencapai ratusan, atau sepanjang jembatan tersebut. 

Lanjut dia, musim mudik lebaran jembatan tersebut akan ramai dilalui, sehingga pemerintah provinsi harus turun tangan, karena jembatan tersebut statusnya jembatan provinsi. 

"Padahal jembatan pile slab salah satu ikon, sayang kalau tidak dipelihara, cat juga sudah mulai kabur, besi pembatas juga banyak yang rusak," bebernya. 

Untuk diketahui bahwa jembatan pile slab Sugianto Sabran merupakan akses utama menuju Kabupaten Sukamara, Lamandau dan provinsi Kalimantan Barat, maupun dari arah sebaliknya menuju Kabupaten Kotawaringin Barat, sehingga fungsinya sangat vital bagi kelancaran mobilisasi baik orang maupun barang. 

"Kita berharap pemeliharaannya yang perlu diperhatikan, karena sangat disayangkan aset yang begitu luar biasa karena kurang pemeliharaan jadi rusak dan menganggu kenyamanan dan keselamatan masyarakat," timpal, Adnan warga Sukamara. (tyo/sla)

 

 

 

Editor : Slamet Harmoko
#jembatan #kotawaringin lama #kolam #Pangkalan Bun #sugianto sabran