PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Kemacetan parah mewarnai sejumlah ruas jalan di dalam Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar).
Semrawutnya parkiran di depan lapak pasar Ramadan menjadi pemicu kemacetan parah di ruas jalan Pangeran Antasari.
Pantauan di lapangan, parkiran kendaraan roda empat di area depan Pasar Indra Sari, Kelurahan Baru hingga dua baris, sehingga terjadi penyempitan jalan, sementara masyarakat yang berburu takjil atau sekadar jalan-jalan memenuhi jalan tersebut.
Kondisi serupa juga terlihat hampir disepanjang jalan Pangeran Antasari dari Pasar Indra Sari hingga ke depan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Kobar.
Anggota Satlantas yang bertugas berusaha keras mengatur lalulintas, namun kemacetan tetap terjadi.
Warga Pangkalan Bun, Rahmadi mengeluhkan parkiran kendaraan roda empat yang di jejer hingga dua baris di area Bundaran Pasar Indra Sari. Sehingga arus kendaraan dari dua arah menjadi tersendat.
"Kalau jalan depan pasar hingga depan masjid Sirajul Mukhtadin itu lebar, tapi karena mobil di jejer dua baris oleh tukang parkirnya, jalan menyempit, sementara volume kendaraan meningkat," ucapnya, Senin (03/03/2025).
Ia berharap kepada masyarakat, agar saat mencari takjil berbuka puasa dapat menggunakan kendaraan roda dua, agar parkir kendaraan dapat lebih tertata dengan rapi.
Di jalur yang sama, kemacetan parah juga terjadi di depan alun-alun Istana Kuning hingga ke rumah jabatan bupati, kendaraan dari dua arah padat merayap.
Untuk diketahui di sepanjang jalan utama Pangeran Antasari menjadi tepat pelaku UMKM untuk berjualan dan menempatkan dagangannya di badan jalan.
Begitu pula di depan masjid Jami Nurul Huda depan pasar Indra Kencana, kemacetan parah juga terjadi akibat penumpukan kendaraan di badan jalan.
"Harus dicari solusinya, kondisi ini akan dihadapi hingga 28 hari ke depan, mengingat puasa masih panjang, pedagang lebih di atur begitu pula parkiran kendaraan," harap Rahman. (tyo/fm)
Editor : Farid Mahliyannor