PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com - Keberadaan anjing-anjing liar di sejumlah titik di Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), semakin meresahkan. Anjing semakin agresif mengejar pengendara roda dua.
Salah seorang warga Kota Pangkalan Bun Yanti mengaku dikejar anjing ketika melewati pertigaan Desa Pasir Panjang menuju kawasan Sport Center.
"Ada delapan ekor anjing yang bergerombol di tepi jalan. Ketika saya lewat, langsung mengejar. Takutnya kalau menggigit, siap tahu mengandung penyakit rabies," keluhnya.
Menyikapi hal itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner (Kesmavet) Dinas Pertanian Kabupaten Kotawaringin Barat Hotni Purba menyampaikan, hewan liar yang ada di jalan bukan menjadi kewenangan mereka.
"Bidang Keswan Kesmavet hanya bertugas sebatas pelayanan kesehatan hewan saja, dan untuk masyarakat punya keluhan penyakit ternak atau hewan kesayangannya. Kami turun tangan memberikan tindakan pelayanan," tegasnya.
Namun demikian mereka mempunyai tanggung jawab terhadap ancaman penyakit terutama rabies. Pada tahun 2024 dan 2025 ini, dinas telah memberikan vaksin rabies terhadap hewan.
Terkait dengan keberadaan anjing liar, dinas akan melakukan koordinasi dengan bidang lain di dinas dan Satpol PP Kobar.
"Anjing liar ini bukan kewenangan kami, jadi nanti saya koordinasikan dan juga menggandeng Satpol PP untuk penertibannya," pungkasnya. (tyo/yit)
Editor : Slamet Harmoko