Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Kebutuhan Transfusi Darah Meningkat, Pj Bupati Kobar Keluarkan Surat Edaran Donor Darah

Syamsudin Danuri • Kamis, 21 November 2024 | 10:51 WIB
KEMANUSIAAN: Kegiatan donor darah di Palangkaraya beberapa waktu lalu. (Dok.Radar Sampit)
KEMANUSIAAN: Kegiatan donor darah di Palangkaraya beberapa waktu lalu. (Dok.Radar Sampit)

PANGKALAN BUN, radarsampit.jawapos.com – Penjabat (Pj) Bupati Kotawaringin Barat (Kobar) Budi Santosa mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400_267.1KESRA_2024 yang mengimbau masyarakat agar aktif menjadi pendonor darah.

Surat edaran tersebut dibuat sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan darah di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) karena Rumah Sakit menjadi pusat rujukan wilayah barat Kalimantan Tengah (Kalteng) dan beberapa provinsi tetangga.  

Menurut Budi, kebutuhan darah di RSUD Sultan Imanuddin dan tiga rumah sakit lain di Kobar terus meningkat.

RSUD Sultan Imanuddin sendiri menjadi rumah sakit rujukan utama bagi kabupaten seperti Lamandau, Sukamara, dan Seruyan, bahkan sering menangani pasien dari provinsi tetangga.

Dengan meningkatnya kebutuhan ini, peran masyarakat sebagai pendonor darah sangat diperlukan untuk menjaga ketersediaan stok darah.  

“Jadi kebutuhan darah semakin meningkat. Maka harapan kami masyarakat dapat menjadi pendonor aktif,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa partisipasi masyarakat sangat penting untuk mendukung Unit Donor Darah (UDD) dalam memenuhi kebutuhan pasien yang membutuhkan transfusi.  

Selain masyarakat umum, Pj Bupati juga mengimbau seluruh instansi pemerintahan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), perusahaan swasta, dan organisasi masyarakat untuk mengadakan aksi sosial donor darah. 

Ia berharap kegiatan donor darah dapat dijadikan agenda rutin, terutama dalam momen-momen penting seperti peringatan hari besar nasional atau perayaan lainnya.  

Langkah ini, menurut Budi Santosa, bukan hanya mendukung kebutuhan medis, tetapi juga mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

"Donor darah adalah bentuk kontribusi nyata untuk membantu sesama. Setetes darah bisa menyelamatkan nyawa," tambahnya.  

Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan masyarakat dan berbagai pihak dapat bersama-sama berperan aktif untuk memastikan ketersediaan darah di Kotawaringin Barat.

Hal ini sekaligus menjadikan donor darah sebagai budaya kemanusiaan yang terus dijaga di tengah masyarakat. (sam/fm)

 

 

Editor : Heru Prayitno
#kobar #transfusi darah #Pangkalan Bun #donor darah #kalteng