PANGKALAN BUN - SD Negeri 1 Amin Jaya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat laksanakan gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup di Sekolah (PBLHS) dengan melakukan penanaman pohon guna mewujudkan sekolah adiwiyata, Selasa (27/8/2024).
Kegiatan tanam pohon itu mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kotawaringin Barat.
Beberapa jenis pohon yang ditanam adalah buah-buahan seperti rambutan, jambu air, durian, klengkeng, manggis, matoa, dan tanaman pohon kayu.
Kepala SDN 1 Amin Jaya, Margaretta Susilawati mengungkapkan bahwa untuk mendukung program sekolah adiwiyata, pihaknya mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya di lingkungan sekolah untuk diet kantong plastik atau membatasi penggunaan plastik sekali pakai.
“Diet sampah plastik bukan berarti sama sekali tidak memakai plastik, tetapi bagaimana mengurangi pemakaian plastik sekali pakai dan atau bahkan tidak menggunakannya sama sekali. Jadi sukses tidaknya program adiwiyata sekolah ini tergantung dari kepatuhan anak-anak untuk diet sampah plastik,” ujarnya di hadapan ratusan pelajar SDN 1 Amin Jaya.
Menurutnya penggunaan plastik sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari. Diakuinya produksi sampah plastik memang sulit dihentikan, namun sangat mungkin untuk diminimalisir penggunaannya.
“Dimulai dengan mengubah kebiasaan kecil berupa anak-anak sekolah bawa botol minum (tumbler) atau tempat makan dari rumah sehingga ketika beli makanan dan minum tidak perlu kantong plastik lagi yang berpotensi menjadi sampah, cukup mudah dilakukan tapi butuh konsistensi dalam pelaksanaannya,” tegasnya.
Pengawas Sekolah Korwilker Satdik Kecamatan Pangkalan Banteng, Masiu mengatakan bahwa gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (PBLHS) diajarkan untuk para pelajar hingga menjadi sebuah kepedulian dan budaya untuk menghindari sampah atau penggunaan plastik sekali pakai.
“Selain itu kegiatan ini juga sebagai bagian dari upaya kami (SDN 1 Amin Jaya) untuk mengikuti program sekolah adiwiyata,” katanya.
Untuk itu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kotawaringin Barat mendukung penuh upaya sekolah dalam menjalankan gerakan Peduli dan Berbudaya Lingkungan Hidup Sekolah (PBLHS). (sla)
Editor : Slamet Harmoko