PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Palangka Raya memusnahkan dua sarang tawon vespa dari lokasi berbeda yang dinilai berpotensi mengancam keselamatan warga pada Kamis (26/3/2026) malam.
Pertama evakuasi tawon bersarang di ujung ranting pohon asam mangga di samping rumah warga Jalan Mendawai VII ujung. Kedua, tawon vespa bersarang di ranting pohon asam mangga Jalan Damang Fijar dengan ketinggian 5 meter.
Jabatan Fungsional Aparatur Sipil Negara (Jafung) Analisis Kebakaran Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto mengungkapkan bahwa laporan pertama diterima dari warga di kawasan Jalan Mendawai VII Ujung.
Sarang tawon vespa dengan diameter sekitar 70 sentimeter ditemukan menggantung di ujung ranting pohon asam mangga di samping rumah warga, tepat di seberang langgar atau tempat ibadah.
“Selama ini memang belum ada warga yang tersengat, namun keberadaan sarang tersebut sangat meresahkan. Apalagi sempat ada anak-anak yang melempari sarang, sehingga tawon berhamburan keluar dan berpotensi menyerang,” jelas Sucipto, Jumat (27/3/2026).
Bebernya, kondisi tersebut diperparah dengan angin kencang yang dapat menggoyang ranting tempat sarang bergantung. Pemilik rumah yang berada sangat dekat dengan lokasi akhirnya meminta bantuan Damkar untuk segera mengevakuasi sarang tawon tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Damkar langsung bergerak cepat. Proses evakuasi dilakukan pada malam hari guna meminimalkan risiko serangan tawon serta memastikan penanganan lebih optimal.
“Dalam waktu sekitar satu jam, sarang tawon berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban,” katanya.
Lalu, lanjut Sucipto, tak berselang lama, tim kembali menerima laporan kedua dari kawasan Jalan Damang Fijar. Sarang tawon vespa lainnya dengan diameter sekitar 60 sentimeter ditemukan berada di ranting pohon asam mangga dengan ketinggian sekitar lima meter tepat di atas badan jalan.
Meski belum ada korban sengatan, posisi sarang yang berada persis di jalur lalu lintas warga dinilai sangat berbahaya. Tim Rescue kembali diterjunkan untuk melakukan evakuasi.
“Lokasinya sangat rawan karena tepat di atas jalan yang sering dilalui warga. Kami langsung lakukan penanganan cepat agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” harapnya.
Ia menambahkan, evakuasi sarang kedua juga berhasil diselesaikan dalam waktu sekitar satu jam. Seluruh proses berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Tim Rescue Damkar bergerak cepat dan dievakuasi saat malam hari agar lebih aman dan lebih sempurna dalam mengevakuasi. Ini semua dilakukan agar tidak ada menimbulkan korban sengatan bahkan kematian,” tandasnya. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor