PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya menerima kunjungan kerja studi komparatif dari Komisi II DPRD Kabupaten Barito Kuala, Kamis (6/2/2026). Kunjungan tersebut bertujuan untuk menggali secara langsung inovasi dan kebijakan pendidikan digital yang diterapkan di Kota Palangka Raya.
Rombongan yang dipimpin Ketua Komisi II DPRD Barito Kuala, Basrin, diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya, Jayani, beserta jajaran di Aula Rapat Kepala Disdik Palangka Raya.
Dalam pertemuan tersebut, Jayani memaparkan sejumlah strategi transformasi pendidikan digital yang telah dijalankan.
Mulai dari penguatan kurikulum berbasis digital, peningkatan kompetensi guru, pemanfaatan platform pembelajaran Google for Education, hingga pendampingan intensif kepada sekolah dalam penerapan Google Classroom serta pengimbasan ke sekolah-sekolah sekitar.
“Kami tidak hanya fokus pada satuan pendidikan tertentu, tetapi membangun ekosistem pembelajaran digital yang berkelanjutan dan dapat direplikasi oleh sekolah lain,” ujar Jayani.
Menurutnya, kunjungan kerja ini menjadi bukti pengakuan terhadap keberhasilan Kota Palangka Raya dalam melakukan transformasi digital di sektor pendidikan. Kota Palangka Raya kini menjadi rujukan bagi daerah lain yang ingin mempelajari implementasi Sekolah Rujukan Google (Google Reference School).
Hingga awal Februari 2026, Kota Palangka Raya telah menetapkan lima sekolah sebagai Sekolah Rujukan Google, yakni SMP Negeri 6 Palangka Raya, SD Negeri 4 Menteng, SD Negeri 5 Menteng, SD Negeri 13 Palangka, serta SMP Negeri 11 Palangka Raya.
Capaian tersebut menjadikan Palangka Raya sebagai barometer pendidikan digital di Kalimantan Tengah.
Jayani menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sejumlah faktor kunci, antara lain pemanfaatan perangkat Chromebook secara masif sebagai sarana utama pembelajaran, komitmen mencetak guru bersertifikasi internasional Google Certified Educator (GCE), penerapan sistem administrasi paperless untuk menekan biaya operasional sekolah, serta penetapan sekolah rujukan sebagai pusat replikasi bagi sekolah lainnya.
“Disdik Kota Palangka Raya akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan memperkuat ekosistem pendidikan digital,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Barito Kuala, Basrin, menyampaikan apresiasi atas capaian Disdik Palangka Raya. Ia menilai inovasi yang dilakukan dapat menjadi referensi penting bagi pengembangan pendidikan digital di daerah lain.
“Kami melihat Palangka Raya berhasil membangun sistem pendidikan digital yang terintegrasi, tidak hanya dari sisi teknologi, tetapi juga penguatan sumber daya manusianya. Ini menjadi bahan pembelajaran yang sangat berharga bagi kami,” ujarnya.
Melalui kunjungan tersebut, diharapkan terjalin kerja sama serta pertukaran praktik baik antardaerah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan berbasis digital di Kalimantan. (daq/sla)
Editor : Slamet Harmoko