Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Piton Lapar Sembunyi di Keranjang Pakaian. TIM RESCUE: Jangan Sembarangan Evakuasi

Dodi Abdul Qadir • Senin, 9 Februari 2026 | 21:28 WIB
TANGKAP ULAR : Petugas Damkar menangkap ular piton di Jalan G Obos, tepatnya di simpang Jalan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya. FOTO: DODI/RADAR SAMPIT
TANGKAP ULAR : Petugas Damkar menangkap ular piton di Jalan G Obos, tepatnya di simpang Jalan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya. FOTO: DODI/RADAR SAMPIT

PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Seekor ular piton sepanjang sekitar 2 meter dengan diameter tubuh kurang lebih 2 inci menggegerkan pemilik usaha laundry di Jalan G Obos, tepatnya di simpang Jalan Yos Sudarso, Kota Palangka Raya.

Reptil tersebut ditemukan berada di samping keranjang lipatan pakaian di dalam tempat usaha laundry.

Kejadian itu diketahui saat Zakia, pemilik laundry sedang duduk cukup lama di samping keranjang lipatan pakaian sambil mengerjakan aktivitas usahanya.

Saat beraktivitas, ia melihat ada benda yang bergerak dan menjalar di belakang keranjang yang berada dekat tempat duduknya.

Analis Kebakaran Ahli Muda Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto menjelaskan bahwa pemilik usaha sempat terkejut setelah memastikan benda tersebut ternyata seekor ular piton berukuran cukup besar.

“Pemilik laundry kaget saat melihat ada benda bergerak di belakang keranjang lipatan pakaian. Setelah dilihat lebih dekat, ternyata seekor ular piton,” ujar Sucipto, Senin (9/2/2026).

Lanjut Sucipto, merasa tidak nyaman dan khawatir membahayakan keselamatan, pemilik usaha kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya untuk meminta bantuan evakuasi.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim Rescue Damkar segera bergerak menuju lokasi. Setibanya di tempat kejadian, petugas langsung ditunjukkan posisi ular piton oleh pelapor.

“Berdasarkan informasi yang jelas dan karena ular terus dalam pengawasan, proses evakuasi tidak mengalami kesulitan berarti,” jelasnya.

Meski demikian, saat evakuasi dilakukan, ular piton sempat memberikan perlawanan. Dari pengamatan petugas, kondisi perut ular terlihat masih kempis, diduga karena sedang lapar dan mencari mangsa, seperti tikus.

Setelah berhasil diamankan, ular piton tersebut dimasukkan ke dalam karung khusus. Selanjutnya, reptil itu dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya yang jauh dari permukiman warga.”Tentu dilepasliarkan, seperti biasa jauh dari pemukiman,”ungkapnya.

Sucipto menambahkan, masyarakat agar tetap waspada terhadap kemunculan satwa liar, khususnya di kawasan padat aktivitas, serta segera melaporkan ke petugas apabila menemukan hewan berbahaya demi keselamatan bersama.

”Segera lapor dan jangan sembarangan dalam evakuasi,” imbaunya. (daq/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#tim rescue #piton #PALANGKA RAYA #damkar #ular