Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Dilantik Jadi Ketua DMI Kalteng, Agustiar Sabran Tekankan Masjid sebagai Pusat Peradaban Umat

Dodi Abdul Qadir • Kamis, 13 November 2025 | 11:42 WIB

PELANTIKAN: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dipercaya memimpin Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalteng dan dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Jusuf Kalla di Aula Jayang Tingang
PELANTIKAN: Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dipercaya memimpin Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalteng dan dilantik oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat DMI Jusuf Kalla di Aula Jayang Tingang


PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, menjadi saksi momen penting bagi perjalanan organisasi keumatan di Bumi Tambun Bungai.

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran resmi dilantik sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi Kalteng masa bakti 2025–2030, Rabu (12/11/2025).

Pelantikan berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri jajaran Forkopimda Kalteng, kepala perangkat daerah, instansi vertikal, serta tokoh agama dan masyarakat.

Dalam sambutannya, Agustiar menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas amanah besar yang diterimanya.

Ia menegaskan bahwa jabatan ini bukan sekadar kehormatan, melainkan tanggung jawab besar untuk memajukan umat dan daerah.

”Saya mengajak seluruh pengurus DMI untuk menyatukan langkah. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri. Mari bersinergi dan bekerja keras untuk memajukan serta memakmurkan masjid di Bumi Tambun Bungai,” tegas Agustiar.

Menurutnya, masjid harus menjadi pusat peradaban umat, tempat pendidikan, dakwah, sosial, ekonomi, dan persaudaraan tumbuh.

”Kita ingin mencetak generasi yang memiliki adab, sikap, dan karakter baik. Itu fondasi utama dalam membangun kemajuan Kalimantan Tengah dan Indonesia,” ujarnya.

Agustiar berharap pelantikan ini menjadi awal dari kerja nyata, bukan sekadar seremoni.

”Mari jadikan pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi awal dari kerja besar yang dilandasi keikhlasan dan pengabdian,” katanya.

Sementara itu, Ketua Umum DMI Pusat Jusuf Kalla menegaskan peran penting masjid dalam membangun kehidupan sosial yang damai dan sejahtera.

Ia menyebut, masjid adalah simbol persatuan umat yang melampaui sekat suku, golongan, dan latar belakang.

”Di masjid, semua orang berdiri sejajar tanpa perbedaan. Masjid menjadi tempat memupuk kebersamaan dan memperkuat toleransi di tengah keberagaman,” ujar mantan Wakil Presiden RI itu.
Jusuf Kalla juga mendorong agar masjid lebih aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan umat. Mulai dari pendidikan, dakwah, kesehatan, hingga ekonomi.

”Masjid yang baik bukan hanya indah bangunannya, tetapi juga mampu menyejahterakan lingkungan di sekitarnya. Karena itu, kita perlu menggerakkan umat agar mandiri dan berdaya,” tegasnya.

Dia menutup sambutan dengan pesan penting soal toleransi dan moderasi beragama, sebagai ciri khas Islam di Indonesia.

”Kita bersyukur, Islam di Indonesia tumbuh dalam suasana damai dan moderat. Mari kita jaga persatuan dan terus menjadikan masjid sebagai sumber kebaikan dan kemajuan,” kata Jusuf Kalla. (daq/ign)

Editor : Slamet Harmoko
#agustiar sabran #jusuf kalla #gubernur kalteng #dewan masjid indonesia