PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor kuliner untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi produk agar kuliner khas daerah semakin dikenal luas.
Fairid mengatakan, penguatan sektor kuliner tidak hanya berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal.
“Kuliner khas daerah adalah identitas yang perlu kita pertahankan sekaligus kembangkan agar memiliki nilai ekonomi tinggi,” ujar Fairid, belum lama ini.
Ia menegaskan, kemajuan UMKM kuliner dapat membuka peluang usaha baru, menyerap tenaga kerja, dan memperkuat daya saing ekonomi daerah. Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya, kata dia, terus mendorong pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, termasuk melalui digitalisasi pemasaran dan peningkatan kualitas produk.
“UMKM merupakan sektor strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemkot ingin memastikan pelaku usaha lokal mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas,” tegasnya.
Fairid menambahkan, Pemkot Palangka Raya memfasilitasi kemudahan perizinan, akses pembiayaan, promosi produk melalui pameran dan media digital, serta membangun jejaring antar pelaku usaha untuk menciptakan ekosistem UMKM yang berkelanjutan.
“Pemkot memberikan bantuan, pelatihan manajemen usaha, hingga pendampingan digitalisasi agar pelaku UMKM mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan memperluas pasar,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rijal, menyampaikan komitmen pihaknya untuk mendukung penuh upaya pengembangan UMKM tersebut.
“DPKUKMP terus memberikan pendampingan, pelatihan, dan fasilitasi agar UMKM di Palangka Raya bisa maju dan menjadi salah satu penggerak utama ekonomi kota,” katanya, Minggu (9/11/2025).
Samsul menambahkan, keberadaan UMKM terbukti memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam membuka lapangan kerja dan memperkuat ekonomi lokal. Dengan dukungan pemerintah daerah dan semangat para pelaku usaha, sektor kuliner Palangka Raya diharapkan semakin berkembang dan menjadi ikon ekonomi kreatif yang membanggakan Kalimantan Tengah.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi. Kami ingin mereka tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan berdaya saing,” ujarnya. (daq/yit)
Editor : Heru Prayitno