PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin meresmikan Sekolah Rakyat yang beralamat di Jalan Iskandar, Kelurahan Pahandut, Kota Palangka Raya, Senin (22/9/2025).
Wali Kota menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat ini merupakan bagian integral dari visi besar Pemerintah Pusat untuk pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia.
“Saya optimistis, bahwa dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya akan menjadi mercusuar pendidikan yang mampu mencetak generasi emas di masa depan," ucapnya.
Fairid menekankan, bahwa langkah konkret ini juga sebagai bentuk dukungan Pemkot dalam program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sehingga pelayanan dasar bagi masyarakat bisa dirasakan secara langsung.
”Ini tepat sasaran dan efisien. Dan saya pastikan langkah ini bukan hanya seremonial semata tetapi berdampak baik untuk masyarakat,” tegasnya.
Ia menambahkan, dengan meresmikan Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya Tahun 2025 sebagai langkah memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
“Konkretnya Bersama-sama kita bisa hadir untuk peresmian Sekolah Rakyat Kota Palangka Raya Tahun 2025. Alhamdulillah dengan segala keterbatasan kita mencoba memacu dan akhirnya bisa mewujudkan Sekolah Rakyat di kota ini,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya Jayani menyampaikan, Disdik Kota Palangka Raya mendukung penuh komitmen Wali Kota.
“Secara konkret kami Disdik Kota sangat mendukung penuh langkah ini,Dukungan tersebut diwujudkan melalui penempatan tenaga pendidik dan staf administrasi di sekolah tersebut,” ungkapnya.
Ia menekankan, kepala sekolah yang memimpin Sekolah Rakyat merupakan guru senior dari SMPN 2 Kota Palangka Raya. Selain itu, tiga guru tingkat SD juga telah ditugaskan untuk mengajar siswa di sekolah tersebut.
Dia menambahkan, keberadaan Sekolah Rakyat berada di bawah kewenangan Dinas Sosial. Meski demikian, pelaksanaannya tidak lepas dari kolaborasi erat antara Dinas Sosial dan Dinas Pendidikan.
“Kami dari Dinas Pendidikan juga menyiapkan tenaga Tata Usaha dan Operator Sekolah. Memang mereka masih ASN di bawah Dinas Pendidikan, tapi diperbantukan ke Sekolah Rakyat ini dan mendapatkan bonus insentif dari Dinas Sosial,” pungkas Jayani. (soc/daq)
Editor : Farid Mahliyannor