Anggaran BTT di Pemkot Palangka Raya Ditarget Cukup Sampai Desember 2026

Yusho Ricky Prayoga • Dipublikasikan Kamis, 3 September 2026 | 22:19 WIB
Ketua DPRD Subandi bersama Wali Kota Palangka Raya menandatangani nota keuangan Perubahan APBD 2026.(dok.yusho/radarsampit)
Ketua DPRD Subandi bersama Wali Kota Palangka Raya menandatangani nota keuangan Perubahan APBD 2026.(dok.yusho/radarsampit)

PALANGKA RAYA,radarsampit.jawapos.com-Ketua DPRD Kota Palangka Raya, Subandi, menegaskan ketersediaan anggaan Belanja Tidak Terduga (BTT) akan menjadi salah satu poin penting yang diperhatikan dalam pembahasan Perubahan APBD 2026. 

Ia menjelaskan, pos anggaran tersebut sangat penting untuk memastikan pemerintah daerah memiliki ruang fiskal yang cukup menghadapi berbagai kondisi darurat hingga akhir tahun.

"Seperti sekarang kita ini menghadapi penanganan kebakaran hutan dan lahan, tentu ketersediaan anggaran sangat penting untuk menunjang upaya-upaya di lapangan," kata Subandi, Kamis (3/9).

Terkait hal tersebut Subadi menekankan pentingnya memastikan anggaran BTT mencukupi kebutuhan pemerintah daerah sampai dengan bulan Desember atau akhir tahun anggaran.

Baca Juga: Komisi III Dorong BTT Dioptimalkan untuk Penanganan Karhutla

Hal tersebut menurutnya penting diperhtikan, karena kebutuhan terhadap BTT tidak hanya berkaitan dengan penanganan karhutla. Akan tetapi perlu juga diperhatikan potensi bencana banjir yang bisa terjadi di akhir tahun.

"Biasanyakan akhir tahun sudah musim hujan, jadi ini yang diperhatikan juga berkenaan dengan BTT. Di satu sisi kita perkuat untuk penanganan karhutla saat ini, dan di sisi lain disiapkan untuk potensi banjir di akhir tahun," tegasnya.

Politikus Partai Golkar ini mengatakan, DPRD akan meminta penjelasan mengenai posisi dan proyeksi penggunaan BTT yang tersedia saat ini. Tentunya perhitungan tersebut menjadi salah satu dasar untuk menentukan apakah perlu dilakukan penambahan dalam Perubahan APBD.

"Kalau memang tidak mencukupi, tentu kita akan tambah. Kalau ternyata cukup, tetap akan kita lihat dan usulkan bagaimana penyesuaiannya supaya pos BTT ini bisa lebih optimal sampai Desember," pungkasnya. (sho/gus)

 

Editor : Agus Jaka Purnama
Belanja Tak Terduga BTT ketersediaan Subandi Pemkot Palangka Raya