Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pembangunan Pendidikan Diperkuat, Generasi Muda Jadi Prioritas

Yusho Ricky Prayoga • Sabtu, 23 Mei 2026 | 14:08 WIB
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza UI Haq menyerahkan bantuan pendidikan
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bersama Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Fajar Riza UI Haq menyerahkan bantuan pendidikan

 

PALANGKA RAYA, radarsampit.jawapos.com - Pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan sebagai investasi jangka panjang pembangunan daerah. Berbagai program strategis dijalankan untuk memperluas akses pendidikan masyarakat, terutama bagi keluarga kurang mampu dan wilayah pedalaman.

Gubernur Agustiar Sabran mengatakan, pembangunan pendidikan tidak hanya difokuskan di perkotaan, tetapi juga hingga wilayah pelosok dan pedalaman. Digitalisasi pendidikan juga mulai diperkuat untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperluas akses informasi bagi siswa.

"Pemerintah ingin lahir generasi muda Kalteng yang lebih unggul, kompetitif, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global," katanya mengharapkan.

Dari 443 SMA sederajat negeri dan swasta yang berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi, kini 100 persen terdigitalisasi melalui 4.339 papan interaktif yang tersebar di tiap sekolah, 874 set panel surya, dan 321 perangkat internet satelit kecepatan tinggi.

"Dengan program ini, pemerintah pastikan seluruh sekolah telah teraliri listrik dan terhubung internet, dari pedalaman hingga perkotaan," ucapnya.

Melalui Kartu Huma Betang Sejahtera, pemerintah juga menyalurkan bantuan biaya sekolah huma betang kepada 35 ribu peserta didik SMA sederajat tidak mampu dan wilayah pedalaman, dimana pemerintah memberi bantuan tunai Rp500 Ribu per orang dan disalurkan melalui rekening peserta didik

Di satu sisi juga disalurkan bantuan barang untuk peserta didik yang diberi melalui sekolah berupa kebutuhan perlengkapan sekolah senilai Rp 1 Juta per  orang yang dapat digunakan selama satu tahun.

Biaya pendidikan, seragam perlengkapan sekolah dan uang sekolah, yang digunakan setiap hari tidak luput dari perhatian, setidaknya 4 stel pakaian seragam sekolah terdiri atas seragam putih abu-abu 25.008 stel, seragam batik Kalteng 34.657 stel, seragam pramuka 24.904 stel, dan seragam olahraga 34.657 stel, beserta 26.030 pasang sepatu telah disalurkan.

"Pemerintah tidak hanya menjamin akses pendidikan mudah, tetapi pemerintah juga menjamin sarana prasarana, bantuan pendidikan, hingga penunjang peserta didik terpenuhi," ucapnya.

Di bidang pendidikan tinggi juga tidak luput dari perhatian, pada tahun 2025 tercatat sebanyak 3.060 mahasiswa terpilih telah menerima subsidi UKT melalui kerja sama dengan 36 PTN/PTS se-Kalteng, yang kini terbuka luas dengan peningkatan kuota mencapai 15.000 penerima pada Tahun 2026.

"Perhatian ini menjadi salah satu cara pemerintah mewujudkan program satu rumah satu sarjana, kita ingin memperkuat sektor ini sebagai invastasi jangka panjang," ucapnya. (sho)

 

Editor : Heru Prayitno
#HUT Kalteng ke 68 #pendidikan